Laba Tugu Insurance Naik 363% Jadi Rp46,02 Miliar di Januari 2025
Jum'at, 28 Februari 2025 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Leonardo, TUGU merupakan salah satu emiten yang menarik untuk dipegang dalam jangka waktu panjang. Hal ini didasarkan pada kriteria bahwa sejak IPO pada 2018, TUGU selalu mencatatkan pertumbuhan yang positif.
Faktor berikutnya adalah emiten ini selalu memberikan dividen dengan yield yang menarik, di atas rata-rata emiten di BEI. Pada laporan keuangan 2023, dividend yield TUGU di kisaran 12,7%.
"Satu lagi yang menarik adalah TUGU masih undervalue, karena pada harga saham sekarang setara dengan 0,3-0,4x price to book value," ujarnya.
PBV adalah rasio yang membandingkan antara posisi harga saham dengan book value atau nilai buku per saham dari sebuah emiten. Saat ini, rata-rata PBV sektor asuransi mencapai 1 kali, sedangkan saham-saham di IDX Finance berkisar 1,5 sampai 2 kali. Dengan komparasi ini, saham TUGU cenderung masih murah dibandingkan asuransi lainnya, maupun finansial lainnya.
Faktor berikutnya adalah emiten ini selalu memberikan dividen dengan yield yang menarik, di atas rata-rata emiten di BEI. Pada laporan keuangan 2023, dividend yield TUGU di kisaran 12,7%.
"Satu lagi yang menarik adalah TUGU masih undervalue, karena pada harga saham sekarang setara dengan 0,3-0,4x price to book value," ujarnya.
PBV adalah rasio yang membandingkan antara posisi harga saham dengan book value atau nilai buku per saham dari sebuah emiten. Saat ini, rata-rata PBV sektor asuransi mencapai 1 kali, sedangkan saham-saham di IDX Finance berkisar 1,5 sampai 2 kali. Dengan komparasi ini, saham TUGU cenderung masih murah dibandingkan asuransi lainnya, maupun finansial lainnya.
(nng)
Lihat Juga :