China Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 5% di Tengah Hantaman Tarif Trump

Kamis, 06 Maret 2025 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Beijing meluncurkan skema untuk mendorong rakyatnya membelanjakan uang lebih banyak, termasuk mengizinkan mereka untuk menukar dan mengganti barang-barang konsumen seperti peralatan dapur, mobil, telepon dan perangkat elektronik.

Target pemerintah China saat ini yakni bagaimana memasukkan lebih banyak uang ke kantong rakyat Tiongkok dan membantu mengurangi ketergantungan negara itu pada ekspor dan investasi.

Rencana Beijing termasuk menerbitkan obligasi treasury khusus USD179 miliar pada tahun ini untuk membantu mendanai langkah-langkah stimulusnya. Pemerintah daerah juga akan diizinkan untuk meningkatkan jumlah uang yang mereka pinjam menjadi 4,4 triliun yuan, naik dari 3,9 triliun yuan, menurut "Laporan Kerja" tahunan.

Baca Juga: Kanada Balik Balas AS, Terapkan Tarif 25% Senilai Rp2.521 Triliun

Belum pernah sebelumnya, Beijing juga menaikkan defisit fiskalnya - selisih antara pengeluaran dan pendapatan pemerintah - sebesar satu poin persentase menjadi 4% dari produk domestik bruto (PDB), level tertinggi dalam beberapa dekade.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved