Sistem Coretax Dikeluhkan Pengusaha: Usul Masa Transisi hingga 2026

Senin, 10 Maret 2025 - 23:16 WIB
loading...
Sistem Coretax Dikeluhkan...
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai sistem ini masih perlu pembenahan dan mengusulkan adanya masa transisi sistem pajak Coretax hingga tahun 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut baik peluncuran aplikasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Namun, Apindo menilai sistem pajak ini masih perlu pembenahan dan mengusulkan adanya masa transisi hingga tahun 2026.

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo, Sarman Simanjorang mengatakan, aplikasi Coretax memang sudah memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan bagi pengusaha. Namun Sarman melihat adanya kendala dalam implementasi sistem ini di lapangan.

"Tapi kita melihat realitas di lapangan bahwa memang betul kami dari pengusaha masih sulit untuk menerapkan aplikasi Coretax ini karena pertama ini kemungkinan masih terburu-buru ya karena ini menyangkut hampir 19 juta para wajib pajak (WP) yang online," jelas Sarman dalam Market Review IDX Channel, Senin (10/3/2025).

Oleh karena itu, Apindo mengusulkan adanya masa transisi yang lebih panjang untuk memastikan kesiapan sistem dan pengguna. Baca Juga: Coretax Bermasalah, DJP Hapus Sanksi buat Wajib Pajak

"Sehingga ini perlu suatu masa transisi sebenarnya, tidak bisa buru-buru, karena ini harus sosialisasi kepada pengusaha, harus sosialisasi kepada masyarakat. Kemudian juga yang paling penting pengguna akhirnya atau katakanlah orang-orang yang menjadi operator Coretax ini di Dirjen Pajak ini juga harus mampu dan mendalami betul," kata Sarman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Relaksasi WP Badan Masih...
Relaksasi WP Badan Masih Berlaku, DJP Kantongi 13,4 Juta Pelaporan SPT
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Rekomendasi
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved