Pengusaha Tolak Simplifikasi Cukai Rokok karena Akan Mematikan Usaha Lokal

Jum'at, 04 September 2020 - 18:10 WIB
loading...
Pengusaha Tolak Simplifikasi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Rencana Kementerian Keuangan mereformasi fiskal lewat pembahasan simplifikasi tarif layer untuk cukai hasil tembakau (CHT) dinilai akan mematikan usaha dan petani lokal. Bahkan, langkah ini dipandang akan menyuburkan praktik monopoli.

Asosiasi Pengusaha Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Barat menyatakan, aturan ini hanya akan mematikan petani dan komoditas tembakau lokal. Pasalnya, ketika perusahaan golongan II dan III dipaksa naik kelas, akan ada gangguan pada serapan tembakau lokal. ( Baca juga:Hari Pelanggan, Ahok: Momentum Tingkatkan Layanan Pertamina )

"Yang diuntungkan dari langkah ini adalah pabrikan asing dan skala besar. Jika dibiarkan dan tetap dijalankan, maka akan mengarah ke monopoli, bukan lagi oligopoli seperti yang saat ini terjadi,” ujar Suryana, Ketua APTI Jawa Barat, Jumat (4/9/2020).

Suryana menyayangkan sikap Kementerian Keuangan yang dinilai abai pada nasib petani. Sikap abai itu dinilainya sebagai wujud ketidakberpihakan pemerintah terhadap petani.

"Sebab, pabrikan kecil dan menengah akan mati, tidak mampu melanjutkan produksinya," beber dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Petani Tembakau...
Purbaya: Petani Tembakau Gagal Panen Harus Dilindungi Negara, Bukan Himbara
Tak Naikkan Cukai Rokok...
Tak Naikkan Cukai Rokok di 2026, Kantor Purbaya Dibanjiri Karangan Bunga
Mencekik Leher, Petani...
Mencekik Leher, Petani Tembakau Dorong Pemerintah Kaji Tarif Cukai Hasil Tembakau
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung, Petani Sebut Kabut Hitam Ekonomi
Ekosistem IHT Cemaskan...
Ekosistem IHT Cemaskan Dampak Kenaikan Cukai Hasil Tembakau
Pembatalan Penyeragaman...
Pembatalan Penyeragaman Bungkus Rokok Dapat Dukungan, Ini Alasannya
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Menlu Ukraina Meradang...
Menlu Ukraina Meradang karena Jerman Tolak Permintaan Kiev
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved