Ekonomi 15 Negara Mitra Dagang AS yang Paling Terpukul Tarif Timbal Balik Trump

Selasa, 01 April 2025 - 22:09 WIB
loading...
A A A
Bank sentralnya telah membela catatan perdagangan dan mata uang pulau ini, dengan mengatakan bahwa surplus transaksi berjalan yang tinggi adalah masalah struktural dan Washington memahami hal itu. Ada kemungkinan bahwa tarif Trump akan berumur pendek jika ia merasa dapat membuat kesepakatan setelah memberlakukannya.

"Saya tentu saja terbuka untuk itu, jika kita bisa melakukan sesuatu," ujar Trump kepada wartawan dikutip dari CNA, Selasa (1/4/2025). "Kita akan mendapatkan sesuatu untuk itu," imbuhnya.

Sejarah Trump dengan Tarif


Trump telah menggembar-gemborkan pengumumannya yang akan datang tentang tarif resiprokal sebagai Hari Pembebasan karena kebijakannya bertujuan untuk membebaskan ekonomi AS dari ketergantungan pada barang-barang asing.

"Kami akan menagih negara-negara yang melakukan bisnis di negara kami dan mengambil pekerjaan kami, mengambil kekayaan kami, mengambil banyak hal yang telah mereka ambil selama bertahun-tahun," ujar Trump pekan lalu ketika ia mengumumkan tarif mobil 25%.

"Mereka telah mengambil begitu banyak hal dari negara kita, baik kawan maupun lawan. Dan, sejujurnya, teman seringkali jauh lebih buruk daripada musuh," ujar Trump.

Ketidaksenangan Trump terhadap hubungan perdagangan antara AS dan ekonomi global dapat ditelusuri kembali ke tahun 1980-an.
Dalam sebuah wawancara dengan Larry King dari CNN pada tahun 1987, ketika ia membahas tentang terjun ke dunia politik, Trump mengatakan, "Banyak orang yang lelah melihat negara lain menipu AS."

"Di belakang kita, mereka menertawakan kita karena kebodohan kita sendiri," dia menambahkan.

Meskipun target utama kemarahannya pada saat itu adalah Jepang, China memasuki bidikannya pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, dan Beijing tetap menjadi salah satu target tarif utamanya, bersama dengan Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa.

Dalam kampanye pemilu 2016 yang sukses, Trump meningkatkan retorikanya, dengan mengatakan: "Kita tidak bisa terus membiarkan China memperkosa negara kita."

Baca Juga: Perang Panas Trump dan Iran Bisa Picu Kiamat Inflasi?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Rekomendasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved