Tarif Trump Tambah Tekanan pada Ekonomi Dunia yang Sedang Sakit

Kamis, 03 April 2025 - 10:22 WIB
loading...
A A A
Dampak lanjutan bagi para pembuat kebijakan di bank sentral dan pemerintah juga berpotensi besar. Terurainya rantai pasokan yang selama bertahun-tahun menekan harga bagi konsumen dapat menyebabkan dunia di mana inflasi cenderung berjalan "lebih panas" daripada 2% yang saat ini disetujui oleh para bankir sentral sebagai target yang dapat dicapai.

Itu akan mempersulit keputusan bagi Bank Jepang, yang mungkin menghadapi tekanan untuk memerangi inflasi yang terlalu tinggi dengan lebih banyak kenaikan suku bunga tepat saat mitra utamanya mengincar pemotongan, dan karena ekonominya yang bergantung pada ekspor terpukul oleh bea masuk AS.

Ekspor otomotif Jepang, yang dikenai tarif timbal balik 24%, dan Korea Selatan, yang dikenai tarif 25%, telah mengisyaratkan rencana untuk mengambil tindakan darurat guna mendukung bisnis yang terdampak oleh pungutan AS yang lebih tinggi.

Perekonomian dengan pertumbuhan output yang lebih lemah akan membuat pemerintah semakin kesulitan untuk membayar beban utang dunia yang mencapai rekor USD318 triliun dan mencari uang untuk prioritas anggaran mulai dari belanja pertahanan hingga aksi iklim dan kesejahteraan.

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde pada hari Rabu mengatakan dalam sebuah acara di Irlandia bahwa Eropa perlu bertindak sekarang dan mempercepat reformasi ekonomi untuk bersaing dalam apa yang disebutnya "dunia terbalik".

"Semua pihak diuntungkan oleh hegemon, Amerika Serikat, yang berkomitmen pada tatanan multilateral yang berbasis aturan," katanya tentang era pasca-Perang Dingin dengan inflasi rendah dan perdagangan yang berkembang dalam ekonomi global yang terbuka. "Saat ini kita harus berjuang melawan penutupan, fragmentasi, dan ketidakpastian."
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved