Tarif Trump Tambah Tekanan pada Ekonomi Dunia yang Sedang Sakit

Kamis, 03 April 2025 - 10:22 WIB
loading...
Tarif Trump Tambah Tekanan...
Kebijakan tarif resiprokal Trump dipastikan bakal menambah tekanan pada ekonomi global yang sedang sakit. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Tarif perdagangan AS terbaru yang diumumkan pada hari Rabu (2/4) dipastikan bakal menguras lebih banyak tenaga dari ekonomiglobal yang baru saja pulih dari lonjakan inflasi pascapandemi, terbebani oleh rekor utang dan terganggu oleh konflik geopolitik.

Bergantung pada bagaimana Presiden Donald Trump dan para pemimpin negara lain bertindak sekarang, hal itu juga dapat menjadi titik balik bagi sistem global yang selama ini menganggap remeh kekuatan dan keandalan Amerika, komponen terbesarnya.

"Tarif Trump membawa risiko menghancurkan tatanan perdagangan bebas global yang telah dipelopori Amerika Serikat sendiri sejak Perang Dunia Kedua," kata Takahide Kiuchi, kepala ekonom di Nomura Research Institute, seperti dilansir Reuters, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga: Trump Umumkan Tarif Semua Barang Impor ke AS, Indonesia Kena 32%

Namun dalam beberapa bulan mendatang, kenaikan harga yang jelas dan sederhana - dan penurunan permintaan - akan menjadi dampak dari pungutan baru yang diterapkan pada ribuan barang yang dibeli dan dijual oleh konsumen dan bisnis di seluruh dunia yang akan berlaku.

"Saya melihatnya sebagai pergeseran ekonomi AS dan global menuju kinerja yang lebih buruk, lebih banyak ketidakpastian, dan mungkin menuju sesuatu yang bisa kita sebut resesi global," kata Antonio Fatas, ekonom makro di sekolah bisnis INSEAD di Prancis.

"Kita bergerak menuju dunia yang lebih buruk bagi semua orang karena lebih tidak efisien," kata Fatas, yang telah bertindak sebagai konsultan untuk Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.

Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan ia akan mengenakan tarif dasar 10% pada semua impor dan menunjukkan bagan yang menunjukkan bea yang lebih tinggi pada beberapa mitra dagang terbesar negara itu, termasuk 34% pada China dan 20% pada Uni Eropa (UE).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Trump-Xi Jinping Bertemu...
Trump-Xi Jinping Bertemu Tanpa Kesepakatan Logam Tanah Jarang, Perang Dagang Masih Membayangi
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Rekomendasi
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved