Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
Jum'at, 04 April 2025 - 18:23 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump punya sejumlah alasan mendasar untuk mengeluarkan kebijakan tariff reciprocal atau tarif timbal balik bagi hampir semua negara mitra dagang, tidak terkecuali Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump punya sejumlah alasan mendasar untuk mengeluarkan kebijakan tariff reciprocal atau tarif timbal balik bagi hampir semua negara mitra dagang. Tarif impor baru yang diterapkan AS berkisar antara 10%, 39% hingga 50%.
Indonesia menjadi salah satu negara yang diberikan tariff reciprocal sebesar 32%. Sementara China 34%, EU 20%, Vietnam 46%, India 26%, Jepang 24%, Thailand 36%, Malaysia 24%, Filipina 17%, dan Singapura 10%.
Lantas, apa alasan utama Trump menetapkan kebijakan yang dinilai banyak pihak sebagai langkah proteksionisme terhadap arus perdagangan global?
Baca Juga: Diguncang Tarif Trump, Pasar Global Kacau Balau
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Fadhil Hasan mengatakan, sejak Trump memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat pada November 2024, dia berambisi merealisasikan tagline atau slogan kampanye berupa ‘Make America Great Again' atau Mengembalikan Kembali Amerika Jadi Negara Besar.
Indonesia menjadi salah satu negara yang diberikan tariff reciprocal sebesar 32%. Sementara China 34%, EU 20%, Vietnam 46%, India 26%, Jepang 24%, Thailand 36%, Malaysia 24%, Filipina 17%, dan Singapura 10%.
Lantas, apa alasan utama Trump menetapkan kebijakan yang dinilai banyak pihak sebagai langkah proteksionisme terhadap arus perdagangan global?
Baca Juga: Diguncang Tarif Trump, Pasar Global Kacau Balau
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Fadhil Hasan mengatakan, sejak Trump memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat pada November 2024, dia berambisi merealisasikan tagline atau slogan kampanye berupa ‘Make America Great Again' atau Mengembalikan Kembali Amerika Jadi Negara Besar.
Lihat Juga :