SPKS Kolaborasi Laksanakan Program Petani Sawit Terampil
Jum'at, 11 April 2025 - 13:38 WIB
loading...
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) secara resmi meluncurkan serta melakukan sosialisasi Program Pendataan dan Pemberdayaan Petani Sawit Terampil dan Berkelanjutan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Agro Andalan (AAN) bersama Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) secara resmi meluncurkan serta melakukan sosialisasi Program Pendataan dan Pemberdayaan Petani Sawit Terampil dan Berkelanjutan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Program ini bertujuan mendorong penerapan praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan hingga ke tingkat petani swadaya, khususnya dalam memperkuat aspek ketertelusuran (traceability to the plantation) dalam rantai pasok. Selain itu, program ini juga mendukung Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam implementasi Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Sekadau yang tertuang dalam Peraturan Bupati Sekadau Nomor 26 Tahun 2022.
Peluncuran program ini dihadiri langsung oleh Bupati Sekadau, Aron, beserta jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, perwakilan kelompok tani kelapa sawit dari 16 desa di Kabupaten Sekadau, serta mitra strategis lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Aron mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan program tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas petani sawit lokal.
"Percepatan pengembangan petani kelapa sawit mandiri di Kabupaten Sekadau hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak bersinergi dan berkolaborasi. Tantangan yang ada hanya dapat diatasi bersama-sama," ujar Aron dalam siaran pers, Jumat (11/4/2025).
Baca Juga: SPKS Dorong Pemerintah Turunkan Pajak Ekspor dan Pungutan Ekspor Sawit
Setiap pihak dalam kemitraan ini memiliki peran dan kontribusi masing-masing dalam mengimplementasikan program hingga akhir tahun 2026. SPKS memperoleh dukungan pendanaan dari German Agency for International Cooperation (GIZ) melalui proyek Sustainable Agriculture for Forest Ecosystems (SAFE). Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani dalam menerapkan praktik terbaik pengelolaan kebun sawit, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan mutu buah sawit petani.
Program ini bertujuan mendorong penerapan praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan hingga ke tingkat petani swadaya, khususnya dalam memperkuat aspek ketertelusuran (traceability to the plantation) dalam rantai pasok. Selain itu, program ini juga mendukung Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam implementasi Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Sekadau yang tertuang dalam Peraturan Bupati Sekadau Nomor 26 Tahun 2022.
Peluncuran program ini dihadiri langsung oleh Bupati Sekadau, Aron, beserta jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, perwakilan kelompok tani kelapa sawit dari 16 desa di Kabupaten Sekadau, serta mitra strategis lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Aron mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan program tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas petani sawit lokal.
"Percepatan pengembangan petani kelapa sawit mandiri di Kabupaten Sekadau hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak bersinergi dan berkolaborasi. Tantangan yang ada hanya dapat diatasi bersama-sama," ujar Aron dalam siaran pers, Jumat (11/4/2025).
Baca Juga: SPKS Dorong Pemerintah Turunkan Pajak Ekspor dan Pungutan Ekspor Sawit
Setiap pihak dalam kemitraan ini memiliki peran dan kontribusi masing-masing dalam mengimplementasikan program hingga akhir tahun 2026. SPKS memperoleh dukungan pendanaan dari German Agency for International Cooperation (GIZ) melalui proyek Sustainable Agriculture for Forest Ecosystems (SAFE). Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani dalam menerapkan praktik terbaik pengelolaan kebun sawit, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan mutu buah sawit petani.
Lihat Juga :