Gara-gara Perang Tarif, AS Disebut Jadi Kacau Mirip Negara Berkembang

Sabtu, 12 April 2025 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Uni Eropa Balik Melawan AS, Siap Jatuhkan Tarif 25% Mulai Minggu Depan

"Sungguh tragis melihat Amerika Serikat mengikuti pendekatan kebijakan republik pisang dan pola pasar," tulis Summers. "Pemerintah bersorak-sorai selama akhir pekan tentang semua negara yang ingin berunding. Tidak ada penundaan saat itu. Sekarang mereka benar-benar takut setelah pasar runtuh," tandasnya.

Summers mengecam strategi perdagangan Gedung Putih sebagai "improvisasi yang sembrono, bukan strategi," dan menuduh pejabat tidak jujur tentang motif mereka. "Bahkan rezim baru mereka memiliki tarif yang mendekati level Smoot-Hawley dan akan membebani keluarga kelas menengah hampir USD2.000," ia memperingatkan, mengacu pada undang-undang tarif tahun 1930-an yang terkenal yang secara luas disalahkan karena memperdalam Depresi Besar. "Kita masih jauh dari keluar dari kesulitan. Banyak kredibilitas telah hilang. Takutlah."

Sementara Gedung Putih telah membela kampanye tarifnya sebagai hal yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan Amerika dan memaksakan persyaratan perdagangan yang lebih adil, kritikus seperti Summers berpendapat bahwa perubahan kebijakan yang tidak dapat diprediksi telah mengguncang investor dan berisiko menyebabkan kerusakan jangka panjang pada ekonomi AS.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Rekomendasi
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved