WTO Proyeksikan Perdagangan Global Tahun Ini Bisa Terkontraksi hingga 1,5%
Kamis, 17 April 2025 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Imbas Tarif Trump, Pendekatan Diplomatik Indonesia Diapresiasi
Pada tanggal 2 April 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan tarif pada produk dari 185 negara dan wilayah. Rusia tidak tercantum dalam daftar tersebut. Tarif dasar sebesar 10% mulai berlaku pada tanggal 5 April, sementara tarif individual mulai berlaku pada tanggal 9 April. Selain itu, pemerintah AS mengenakan tarif bea cukai sebesar 25% pada semua mobil impor mulai tanggal 3 April. Trump juga mengumumkan keadaan darurat di negara tersebut terkait situasi ekonomi.
Kemudian, pada tanggal 9 April, Trump mengumumkan penangguhan tarif impor tambahan yang diberlakukan secara timbal balik untuk sejumlah negara dan wilayah selama 90 hari. Gedung Putih menjelaskan bahwa penangguhan tersebut terkait dengan negosiasi perdagangan, dengan menambahkan bahwa selama periode ini, tarif universal sebesar 10% akan berlaku.
Bersamaan dengan itu, presiden AS menaikkan tarif untuk produk-produk China menjadi 125%. Dengan mempertimbangkan respons China yang melakukan retaliasi atas kebijakan tarifnya, Trump kembali mengancam akan menaikkan lagi tarif impor bagi China hingga 245%, dari tarif untuk barang-barang yang saat inimencapai 145%.
Pada tanggal 2 April 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan tarif pada produk dari 185 negara dan wilayah. Rusia tidak tercantum dalam daftar tersebut. Tarif dasar sebesar 10% mulai berlaku pada tanggal 5 April, sementara tarif individual mulai berlaku pada tanggal 9 April. Selain itu, pemerintah AS mengenakan tarif bea cukai sebesar 25% pada semua mobil impor mulai tanggal 3 April. Trump juga mengumumkan keadaan darurat di negara tersebut terkait situasi ekonomi.
Kemudian, pada tanggal 9 April, Trump mengumumkan penangguhan tarif impor tambahan yang diberlakukan secara timbal balik untuk sejumlah negara dan wilayah selama 90 hari. Gedung Putih menjelaskan bahwa penangguhan tersebut terkait dengan negosiasi perdagangan, dengan menambahkan bahwa selama periode ini, tarif universal sebesar 10% akan berlaku.
Bersamaan dengan itu, presiden AS menaikkan tarif untuk produk-produk China menjadi 125%. Dengan mempertimbangkan respons China yang melakukan retaliasi atas kebijakan tarifnya, Trump kembali mengancam akan menaikkan lagi tarif impor bagi China hingga 245%, dari tarif untuk barang-barang yang saat inimencapai 145%.
(fjo)
Lihat Juga :