Harga Bitcoin Melesat Tembus Rp1,56 Miliar, Institusi Besar Serbu Pasar Kripto
Kamis, 24 April 2025 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Di Indonesia, volume transaksi di Indodax mengalami peningkatan sebesar 1,5%, dengan nilai mencapai Rp9,8 triliun sejak awal April 2025. Hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya terus tumbuh.
"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat kita semakin memahami pentingnya aset digital dalam portofolio investasi mereka. Adopsi bukan hanya tren luar negeri, tetapi juga tumbuh pesat di dalam negeri," ujar Oscar.
Oscar juga menekankan pentingnya strategi Dollar Cost Averaging (DCA) bagi investor pemula. Strategi ini memungkinkan investor masuk pasar secara konsisten tanpa harus menebak puncak atau dasar harga.
"Bitcoin bukan lagi instrumen spekulatif semata. Ia telah menjadi bagian dari revolusi teknologi dan keuangan. Nilainya akan terus naik seiring terbatasnya suplai dan meningkatnya adopsi. Yang sabar akan panen, yang setia menunggu akan menikmati hasil besar," jelasnya.
Oscar menilai, dengan berbagai sentimen positif yang mengalir ke pasar, saat ini bukanlah momen untuk menjual melainkan waktu untuk memandang lebih jauh ke depan menuju masa depan sistem keuangan yang lebih terbuka, transparan dan terdesentralisasi.
"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat kita semakin memahami pentingnya aset digital dalam portofolio investasi mereka. Adopsi bukan hanya tren luar negeri, tetapi juga tumbuh pesat di dalam negeri," ujar Oscar.
Oscar juga menekankan pentingnya strategi Dollar Cost Averaging (DCA) bagi investor pemula. Strategi ini memungkinkan investor masuk pasar secara konsisten tanpa harus menebak puncak atau dasar harga.
"Bitcoin bukan lagi instrumen spekulatif semata. Ia telah menjadi bagian dari revolusi teknologi dan keuangan. Nilainya akan terus naik seiring terbatasnya suplai dan meningkatnya adopsi. Yang sabar akan panen, yang setia menunggu akan menikmati hasil besar," jelasnya.
Oscar menilai, dengan berbagai sentimen positif yang mengalir ke pasar, saat ini bukanlah momen untuk menjual melainkan waktu untuk memandang lebih jauh ke depan menuju masa depan sistem keuangan yang lebih terbuka, transparan dan terdesentralisasi.
(nng)
Lihat Juga :