Kemenko Perekonomian Akui Lockdown Bisa Ganggu Ekonomi

Selasa, 17 Maret 2020 - 20:01 WIB
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Akui Lockdown Bisa Ganggu Ekonomi
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menyatakan bahwa kebijakan lockdown benar-benar harus dipikirkan dengan matang. Pasalnya, jika di suatu wilayah diterapkan lockdown, maka hal itu akan mengganggu distribusi ekonominya.

"Belum ada instruksi dari Pak Menko (Airlangga Hartarto) dan kami hanya melihat dari aspek ekonomi. Kan banyak hal yang harus dipertimbangkan dengan ketergantungan kita dengan keluar masuknya barang terutama provinsi DKI ini pasokan bahan pangan pokok," ujar Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Dia melanjutkan, dengan diterapkannya lockdown, maka arus barang-barang dari luar DKI harus dihentikan. "Tapi kami serahkan ke pemerintah dalam hal ini sudah ada gugus tugasnya dan menganalisis dari semuanya, pasti kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah," jelasnya.

Kalaupun lockdown akan diterapkan, kata dia, maka harus dilihat dari sisi ekonomi. Hal ini dikarenakan agar tidak mengganggu ekonomi Indonesia.

"Tapi yang paling penting, dari sisi ekonomi dipertimbangkan semuanya karena struktur ekonomi kita dengan karakteristik masyarakat yang sangat tergantung dengan bahan pangan pokok. Ini harus dilihat ke depannya," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkeu Tak Lagi Diawasi...
Kemenkeu Tak Lagi Diawasi Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga Janjikan...
Menko Airlangga Janjikan Bonus Bagi Pemda Zona Hijau
Ombudsman RI Sampaikan...
Ombudsman RI Sampaikan Aduan Masyarakat Langsung ke Menko Airlangga
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Dukung Program Makmur dan Agrosolution
Airlangga Lantik 13...
Airlangga Lantik 13 Pejabat Eselon I Kemenko Perekonomian
Menko Airlangga: Pertumbuhan...
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi 2,97% Masih Positif
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
7 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
8 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
9 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
10 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
11 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved