Teknologi AI Dorong Pengembangan Industri Pertambangan

Jum'at, 25 April 2025 - 21:47 WIB
loading...
Teknologi AI Dorong...
Sektor pertambangan bisa mengeksplorasi pemanfaatan AI dan IoT untuk mempercepat digitalisasi industri serta meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, keselamatan, dan keamanan kerja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Industri pertambangan kini bisa semakin berkembang berkat dukungan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) . Sektor pertambangan bisa mengeksplorasi pemanfaatan AI dan internet of things (IoT) untuk mempercepat digitalisasi industri serta meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, keselamatan, dan keamanan kerja yang dapat mendorong daya saing.

Menteri Investasi dan Hiliriasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani menyampaikan, bahwa pemerintah mendukung berbagai inisiatif yang menunjukkan kontribusi nyata dunia usaha dalam mendorong transformasi industri nasional melalui berbagai teknologi mutakhir.

"Dengan adopsi AI dan sektor pertambangan Indonesia dapat menjadi lebih kompetitif, berkelanjutan, dan inklusif secara ekonomi,” kata Rosan, di ajang Indonesia AI Day for Mining Industry yang digelar oleh Indosat Ooredoo Hutchison .

Baca Juga: Hilirisasi Jadi Masa Depan Sektor Pertambangan

Rosan menambahkan, pihaknya mengapresiasi Indonesia AI Day for Mining Industry sebagai inisiatif dunia usaha dalam mendukung transformasi industri nasional melalui teknologi mutakhir. Menurutnya, adopsi AI dalam hilirisasi sumber daya alam di Indonesia dapat meningkatkan efisiensi.

"Sehingga menjadikan sektor ini lebih kompetitif, berkelanjutan, dan inklusif secaraekonomi,” tandas Rosan.

Sementara itu, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, sebagai perusahaan yang tengah bertransformasi menjadi AI TechCo, Indosat percaya bahwa masa depan industri pertambangan Indonesia akan sangat ditentukan oleh pemanfaatan teknologi.

"Melalui Indonesia AI Day for Mining Industry, kami ingin membangun ekosistem yang cerdas, aman, dan berkelanjutan, serta memastikan bahwa transformasi digital ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif,” kata Vikram.

Mengusung tema “Navigating the Future of Indonesia’s Mining Industry”, Indonesia AI Day for Mining Industry dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku industri pertambangan, regulator, hingga mitra teknologi global. Acara ini menjadi momentum pemangku kepentingan lintas sektoral di industri pertambangan untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI dan Internet of Things (IoT).

Ajang ini juga menjadi forum kolaboratif yang mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, dan inovator teknologi untuk bersama-sama merumuskan strategi transformasi digital yang menyeluruh.

Baca Juga: Teknologi Sektor Pertambangan Masih Mengandalkan Impor

Sesi utama Indonesia AI Day for Mining Industry menghadirkan tokoh-tokoh penting, seperti perwakilan McKinsey and Company, Meutya Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia), Rachmat Makkasau (President Director PT Amman Mineral Nusa Tenggara), dan Tri Winarno (Dirjen Minerba, Kementerian ESDM).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Rekomendasi
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Berita Terkini
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved