Bos Perusahaan AS Ramai-ramai Teriak Soal Dampak Tarif Trump

Sabtu, 26 April 2025 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk memindahkan beberapa manufaktur keluar dari Korea Selatan.
Perusahaan telah mengalihkan beberapa produksi dari Meksiko ke AS, yang menyumbang sekitar sepertiga dari penjualan globalnya.

Sementara itu, ada tanda-tanda bahwa pembicaraan pada hari Kamis antara pejabat perdagangan AS dan Korea Selatan di Washington DC, yang bertujuan untuk menghapus tarif, mengirimkan sinyal positif.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kedua belah pihak mengadakan pertemuan yang sangat sukses. "Kami mungkin bergerak lebih cepat dari yang saya kira, dan kami akan membicarakan istilah teknis pada awal minggu depan," katanya kepada wartawan setelah pertemuan.

Menteri Perindustrian Korea Selatan, Ahn Duk-geun yang juga mengambil bagian dalam pembicaraan itu, menggemakan optimisme Bessent dan menambahkan bahwa mereka sedang bekerja menuju "paket Juli".

Baca Juga: Dihantam Tarif Trump, Arus Modal Keluar dari Indonesia Capai Rp46,7 Triliun

Jeda 90 hari pada kebijakan tarif mempengaruhi puluhan negara akan berakhir pada 8 Juli, mendatang. Trump mengatakan, lebih dari 70 negara telah menghubungi untuk memulai negosiasi sejak tarif diumumkan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved