United Tractors Tanggapi Serius Soal Banjir Produk Alat Berat dari China
Minggu, 27 April 2025 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara pada 2024 lalu, penjualan alat berat Komatsu turun 16 persen menjadi 4.420 unit yang disebabkan karena penurunan di sektor pertambangan, konstruksi, dan kehutanan. Berdasarkan riset pasar internal, pangsa pasar Komatsu adalah 26 persen. Di samping itu, Komatsu tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di sektor pertambangan.
Baca Juga: United Tractors Optimistis Penjualan Alat Berat Meningkat di Semester II-2024
Kemudian, penjualan Scania, terutama dari truk turun dari 715 unit menjadi 436 unit dan penjualan produk UD Trucks turun dari 272 unit menjadi 234 unit yang disebabkan oleh oleh penurunan permintaan terutama di sektor pertambangan.
Selanjutnya, pendapatan perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat sedikit meningkat sebesar 1 persen menjadi Rp11,6 triliun. Dengan demikian, total pendapatan bersih dari mesin konstruksi meningkat 2 persen menjadi Rp37,3 triliun, terutama disebabkan oleh bauran produk dan pendapatan yang lebih tinggi dari suku cadang dan jasa.
Baca Juga: United Tractors Optimistis Penjualan Alat Berat Meningkat di Semester II-2024
Kemudian, penjualan Scania, terutama dari truk turun dari 715 unit menjadi 436 unit dan penjualan produk UD Trucks turun dari 272 unit menjadi 234 unit yang disebabkan oleh oleh penurunan permintaan terutama di sektor pertambangan.
Selanjutnya, pendapatan perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat sedikit meningkat sebesar 1 persen menjadi Rp11,6 triliun. Dengan demikian, total pendapatan bersih dari mesin konstruksi meningkat 2 persen menjadi Rp37,3 triliun, terutama disebabkan oleh bauran produk dan pendapatan yang lebih tinggi dari suku cadang dan jasa.
(nng)
Lihat Juga :