BNI Cetak Laba Bersih Rp5,4 T di Awal 2025, Kredit dan Tabungan Tumbuh Solid
Senin, 28 April 2025 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah tantangan likuiditas yang masih terasa di kuartal I-2025, aplikasi wondr by BNI mencatatkan peningkatan tabungan dan transaksi. Pengguna aplikasi wondr by BNI hingga Maret 2025 mencapai 6,8 juta dengan jumlah transaksi 218 juta senilai Rp212 triliun sejak diluncurkan pada 5 Juli 2024.
BNI mencatat peningkatan jumlah transaksi melalui seluruh kanal mobile banking sebesar 57,5 persen YoY dan total nilai transaksi tumbuh 31,1% YoY. Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Jajaran Direksi dan Komisaris Baru Bank BNI Hasil RUPS 2025
Pada segmen wholesale, BNIdirect mencatatkan pertumbuhan nilai transaksi sebesar 33,2% YoY atau sebesar Rp2.374 triliun, dengan peningkatan jumlah transaksi sebanyak 16,4% YoY menjadi 337 juta transaksi.
Hingga Maret 2025, BNI mencatat total sustainable portfolio sebesar Rp182,4 triliun atau 24,3% dari total portofolio kredit BNI, di mana Rp110,2 triliun disalurkan untuk UMKM dan Rp72,2 triliun berupa green loan. BNI juga terus mendorong UMKM ramah lingkungan melalui Program BUMI.
Direktur Risk Management BNI, David Pirzada menambahkan, bahwa BNI terus mengembangkan pembiayaan melalui skema Sustainability Linked Loan (SLL) dan secara konsisten mendorong pertumbuhan UMKM berbasis lingkungan. BNI juga melakukan perbaikan dalam pengelolaan limbah dan mendorong green lifestyle di internal perusahaan.
”Seluruh program ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi BNI dalam menekan emisi dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) untuk operasional pada tahun 2028 dan pembiayaan pada tahun 2060,” tutup David.
BNI mencatat peningkatan jumlah transaksi melalui seluruh kanal mobile banking sebesar 57,5 persen YoY dan total nilai transaksi tumbuh 31,1% YoY. Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Jajaran Direksi dan Komisaris Baru Bank BNI Hasil RUPS 2025
Pada segmen wholesale, BNIdirect mencatatkan pertumbuhan nilai transaksi sebesar 33,2% YoY atau sebesar Rp2.374 triliun, dengan peningkatan jumlah transaksi sebanyak 16,4% YoY menjadi 337 juta transaksi.
Hingga Maret 2025, BNI mencatat total sustainable portfolio sebesar Rp182,4 triliun atau 24,3% dari total portofolio kredit BNI, di mana Rp110,2 triliun disalurkan untuk UMKM dan Rp72,2 triliun berupa green loan. BNI juga terus mendorong UMKM ramah lingkungan melalui Program BUMI.
Direktur Risk Management BNI, David Pirzada menambahkan, bahwa BNI terus mengembangkan pembiayaan melalui skema Sustainability Linked Loan (SLL) dan secara konsisten mendorong pertumbuhan UMKM berbasis lingkungan. BNI juga melakukan perbaikan dalam pengelolaan limbah dan mendorong green lifestyle di internal perusahaan.
”Seluruh program ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi BNI dalam menekan emisi dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) untuk operasional pada tahun 2028 dan pembiayaan pada tahun 2060,” tutup David.
(akr)
Lihat Juga :