Efek Tarif AS, Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi

Senin, 28 April 2025 - 12:00 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan ada begitu banyak permintaan dari klien dan importir lain produk China sehingga dia meluncurkan situs web "Bantuan Tarif" baru pada hari Jumat untuk membantu bisnis kecil menemukan pemasok yang berbasis di luar China.

Gangguan bisnis juga telah memaksa eksportir China untuk mencoba strategi penjualan baru. Woodswool, produsen pakaian atletik yang berbasis di Ningbo, dekat Shanghai, dengan cepat beralih menjual pakaian secara daring di China melalui siaran langsung. Setelah meluncurkan saluran penjualan sekitar seminggu yang lalu, perusahaan mengatakan telah menerima lebih dari 30 pesanan dengan nilai barang dagangan kotor lebih dari 5.000 yuan (sekitar USD690).

Ini adalah langkah kecil untuk menyelamatkan bisnis yang hilang. "Semua pesanan AS kami telah dibatalkan," kata Li Yan, manajer pabrik dan direktur merek Woodswool. Lebih dari separuh produksi pernah dikirim ke AS, dan beberapa kapasitas akan menganggur selama dua hingga tiga bulan hingga perusahaan mampu membangun pasar baru, kata Li. Ia mencatat perusahaan tersebut telah menjual produknya kepada pelanggan di Eropa, Australia, dan AS selama lebih dari 20 tahun.

Usaha dalam bidang streaming langsung merupakan bagian dari upaya perusahaan teknologi besar China, atas permintaan Beijing, untuk membantu eksportir mengalihkan barang mereka ke pasar domestik.

Woodswool menjual produknya secara daring melalui Baidu, yang aplikasi mesin pencarinya juga menyertakan platform e-commercestreaming langsung. Li mengatakan ia memilih opsi streaming langsung manusia virtual milik perusahaan tersebut karena memungkinkannya untuk mulai beroperasi dalam waktu dua minggu, tanpa harus menghabiskan waktu dan uang untuk merenovasi studio dan merekrut tim.

Baca Juga: 15 Negara Bakal Dapat Negosiasi Istimewa dari AS, Bagaimana Indonesia?

Baidu mengatakan telah bekerja sama dengan sedikitnya beberapa ratus bisnisChina untuk meluncurkan saluran e-commerce domestik setelah bulan ini mengumumkan akan memberikan subsidi dan alat kecerdasan buatan gratis — seperti manusia virtual “Huiboxing” — untuk 1 juta bisnis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Rebutan Terusan Panama,...
Rebutan Terusan Panama, AS Ajak 6 Negara Gebukin Dominasi China
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya Soal Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Perjanjian Dagang...
Polemik Perjanjian Dagang RI–AS di Tengah Pembatalan Tarif Trump
Trump Berubah Lagi,...
Trump Berubah Lagi, Tiba-tiba Naikkan Tarif Global dari 10 Jadi 15%
Rekomendasi
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved