5 Negara Eropa yang Punya Utang Besar ke China, Rusia Teratas Tembus Rp2.808 Triliun
Senin, 12 Mei 2025 - 15:00 WIB
loading...
Rusia menempati urutan pertama pemberian utang dari China. FOTO/AP
A
A
A
JAKARTA - China menggelontorkan utang kepada negara-negara berkembang lebih dari USD1,1 triliun dalam dua dekade terakhir. Dana tersebut disalurkan selama dua dekade terakhir ke sekitar 165 negara berkembang di berbagai kawasan termasuk Amerika Latin, Asia Tenggara, Afrika, Asia Tengah, dan Asia Pasifik.
Namun, pemberian utang juga menyasar ke sejumlah negara-negara di Eropa. China telah memperluas portofolio investasinya di Eropa, khususnya di negara-negara Balkan dan Eropa Timur, melalui skema Belt and Road Initiative.
Baca Juga: Negara Kaya Asia Ini Terancam Krisis Utang, APBN Tekor Nyaris Rp1.186 Triliun per Tahun
Sebagian besar pinjaman ini digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan, bandara, kereta api, dan pembangkit listrik. Sekitar 80% portofolio pinjaman luar negeri China memang difokuskan pada negara-negara berkembang. Menurut data Bank Dunia yang dianalisis oleh Statista, negara-negara yang memiliki utang besar ke China sebagian besar berlokasi di Afrika.
Pinjaman dari China umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi dan tenor pembayaran lebih pendek dibandingkan pinjaman dari lembaga internasional seperti IMF atau Bank Dunia. Dengan total pinjaman tersebut, China kini menjadi salah satu kreditur terbesar di dunia.
Namun, pemberian utang juga menyasar ke sejumlah negara-negara di Eropa. China telah memperluas portofolio investasinya di Eropa, khususnya di negara-negara Balkan dan Eropa Timur, melalui skema Belt and Road Initiative.
Baca Juga: Negara Kaya Asia Ini Terancam Krisis Utang, APBN Tekor Nyaris Rp1.186 Triliun per Tahun
Sebagian besar pinjaman ini digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan, bandara, kereta api, dan pembangkit listrik. Sekitar 80% portofolio pinjaman luar negeri China memang difokuskan pada negara-negara berkembang. Menurut data Bank Dunia yang dianalisis oleh Statista, negara-negara yang memiliki utang besar ke China sebagian besar berlokasi di Afrika.
Pinjaman dari China umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi dan tenor pembayaran lebih pendek dibandingkan pinjaman dari lembaga internasional seperti IMF atau Bank Dunia. Dengan total pinjaman tersebut, China kini menjadi salah satu kreditur terbesar di dunia.
Lihat Juga :