China Jago Lobi Trump, Apa Peran Harta Karun Tanah Jarang di Baliknya?
Selasa, 13 Mei 2025 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, AS mulai mencari alternatif pasokan dari negara lain seperti Greenland dan Ukraina. Meski punya cadangan sendiri, eksplorasi domestik belum berkembang karena mahal dan berdampak lingkungan.
“Pembangunan tambang baru rata-rata butuh waktu 18 tahun untuk bisa beroperasi,” tulis laporan S&P Global.
Baca Juga: Misi Australia Meruntuhkan Dominasi China dalam Logam Tanah Jarang
Beberapa perusahaan AS pun mulai mengambil inisiatif. Tesla termasuk yang pertama mengajukan lisensi pembelian rare earth ke China. Menurut Reuters, ada sinyal bahwa proses persetujuan bisa lebih cepat seiring mencairnya hubungan dua negara.
Para analis memprediksi, kesepakatan lebih lanjut soal rare earth bisa diumumkan dalam waktu dekat. “Mereka bisa saja mengumumkan sesuatu terkait rare earth dalam beberapa hari ke depan,” ujar Roberts.
“Pembangunan tambang baru rata-rata butuh waktu 18 tahun untuk bisa beroperasi,” tulis laporan S&P Global.
Baca Juga: Misi Australia Meruntuhkan Dominasi China dalam Logam Tanah Jarang
Beberapa perusahaan AS pun mulai mengambil inisiatif. Tesla termasuk yang pertama mengajukan lisensi pembelian rare earth ke China. Menurut Reuters, ada sinyal bahwa proses persetujuan bisa lebih cepat seiring mencairnya hubungan dua negara.
Para analis memprediksi, kesepakatan lebih lanjut soal rare earth bisa diumumkan dalam waktu dekat. “Mereka bisa saja mengumumkan sesuatu terkait rare earth dalam beberapa hari ke depan,” ujar Roberts.
(akr)
Lihat Juga :