India Sangkal Klaim Trump Soal Perdagangan Bebas Tarif dengan AS

Jum'at, 16 Mei 2025 - 09:05 WIB
loading...
India Sangkal Klaim...
Klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa India telah menawarkan untuk menghapus semua tarif pada barang yang diimpor dari negaranya dengan cepat dibantah oleh New Delhi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa India telah menawarkan untuk menghapus semua tarif pada barang yang diimpor dari negaranya dengan cepat dibantah oleh New Delhi.Dalam sebuah pernyataan kepada media lokal, Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar menyangkalklaim tersebut dengan mengatakan bahwa pembicaraan masih berlangsung dan "tidak ada yang diputuskan sampai semuanya disepakati".

Pernyataan itu sangat kontras dengan komentar Trump kepada wartawan sebelumnya, ketika dia menyatakan Delhi telah "menawarkan kami kesepakatan di mana pada dasarnya mereka bersedia untuk benar-benar tidak membebankan tarif kepada kami".

Baca Juga: Trump Tabuh Genderang Perang dengan UE, Sebut Lebih Buruk dari China

India dan AS sebagai informasi saat ini sedang dalam pembicaraan untuk merundingkan kesepakatan perdagangan. Jaishankar mengatakan, bahwa setiap kesepakatan perdagangan harus saling menguntungkan dan bekerja untuk kedua negara.

"Itu akan menjadi harapan kami dari kesepakatan perdagangan. Sampai hal itu dilakukan, setiap penilaian tentang itu akan terlalu cepat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Rekomendasi
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved