Trump Halangi Apple Produksi iPhone di India, Peluang Indonesia?

Jum'at, 16 Mei 2025 - 11:05 WIB
loading...
A A A
India baru-baru ini menunjukkan lebih banyak keterbukaan untuk melakukan kesepakatan perdagangan setelah bertahun-tahun skeptisisme. Minggu lalu, India menandatangani perjanjian perdagangan dengan Inggris yang akan secara substansial mengurangi bea di banyak sektor yang dilindungi seperti wiski dan mobil.

India juga menandatangani perjanjian perdagangan bebas senilai USD100 miliar dengan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) tahun lalu - sebuah kelompok yang terdiri dari empat negara Eropa yang bukan anggota Uni Eropa - setelah hampir 16 tahun negosiasi. Uni Eropa dan India juga berjuang untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan bebas tahun ini.

Indonesia Buka Larangan Jual iPhone

Pada Februari lalu, Kementerian Perindustrian sudah mencapai kesepakatan dengan Apple. Artinya negosiasi antara Pemerintah Indonesia dengan Apple sudah selesai. Kesepakatan terkait dengan rencana investasi baru perusahaan asal Amerika Serikat itu di Indonesia.

Baca Juga: Dua Pentolan BRICS Sepakat Dukung Perdagangan Bebas di Tengah Tarif Trump

Dalam kesepakatan itu Apple melanjutkan komitmen investasinya dengan memilih skema tiga yaitu pengembangan inovasi. Dengan begitu, proses penerbitan sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk produk Apple sudah bisa dimulai.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Rekomendasi
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved