Trump Halangi Apple Produksi iPhone di India, Peluang Indonesia?

Jum'at, 16 Mei 2025 - 11:05 WIB
loading...
A A A
Trump mengungkapkan bahwa Apple akan meningkatkan produksinya di AS, tetapi tidak memberikan rincian. Apple sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka akan menginvestasikan USD500 miliar di AS selama empat tahun ke depan, termasuk sebuah pabrik baru di Houston, Texas, di mana mereka akan memproduksi server.

Presiden Trump sebelumnya mengenakan tarif 27% pada barang-barang asal India pada bulan April. Saat ini New Delhi sedang berusaha melakukan negosiasi tarif setelah Trump menunda kebijakan bea impor selama 90 hari.

AS hingga baru-baru ini merupakan mitra dagang terbesar India, dengan perdagangan bilateral mencapai USD190 miliar. India telah menurunkan tarif pada bourbon whiskey, sepeda motor, dan beberapa produk AS lainnya, tetapi AS memiliki defisit perdagangan sebesar USD45 miliar dengan India, yang ingin dikurangi oleh Trump.

"Karena Trump selalu menyalahkan tarif tinggi India untuk defisit perdagangan, India bisa menawarkan untuk menjadikan 90% ekspor AS bebas tarif dari hari pertama, menggunakan pendekatan 'nol untuk nol' - memotong tarif untuk semua barang kecuali mobil dan pertanian. Tetapi kesepakatan tersebut harus memastikan timbal balik yang ketat, dengan kedua belah pihak menghilangkan tarif secara setara," kata Ajay Srivastava, seorang ahli perdagangan yang berbasis di Delhi.

Sementara itu Trump dan Modi telah menetapkan target bakal menggandakan perdagangan menjadi USD500 miliar, tetapi Delhi tidak mungkin menawarkan konsesi di sektor-sektor seperti pertanian di mana terdapat sensitifitas politik yang lebih dalam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Rekomendasi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved