Pemerintah Tambah Impor Sapi 180 Ribu Ekor Tahun Ini, Daging Beku Dikurangi

Jum'at, 16 Mei 2025 - 14:56 WIB
loading...
Pemerintah Tambah Impor...
Pemerintah akan menambah impor sapi penggemukan pada tahun 2025 sebanyak 184 ribu ekor. Namun, impor daging beku pada tahun ini akan dikurangi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, Pemerintah akan menambah impor sapi penggemukan pada tahun 2025 sebanyak 184 ribu ekor. Namun kuota impor daging beku pada tahun ini akan dikurangi.

Zulhas mengatakan, impor sapi penggemukan punya lebih banyak nilai tambah ketimbang impor daging langsung. Sebab dinilai banyak pihak yang terlibat untuk membesarkan sapi, baru kemudian menjual dagingnya.

"Penggemukan akan kita perbanyak, artinya agar peternak itu tidak rugi. Makanya (impor) daging beku kita kendalikan, jadi dikurangi. Tapi penggemukan ditambah 184 ribu ekor," ujar Menko Pangan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga: Sambut Perubahan Regulasi, BEEF Siap Datangkan Sapi dari Brasil

Sebelumnya, Zulhas mengumumkan impor sapi pada tahun 2025 sebanyak 350 ekor. Kemudian ditambah lagi 184, sehingga total impor sapi sepanjang tahun 2025 mencapai 534 ribu ekor.

Zulhas menegaskan, sapi yang akan diimpor nantinya berumur kecil. Sapi tersebut akan dirawat dan dibesarkan di dalam negeri oleh para peternak. Tujuannya agar Indonesia bisa menggenjot produksi daging sapi dalam negeri.

"Kalau penggemukan itu kan kita beli sapinya kecil. Digemukin 6 bulan, 1 tahun. Itu ada petaninya (yang hidup), ada petani rumput, ada makanan jagung," tambahnya.

Baca Juga: Impor 100 Ribu Sapi Perah dari AS, Ini Motivasi GKSI

Sejalan dengan itu, Zulhas menambahkan impor daging beku juga akan dikurangi 50% sehingga sisa kuota impor daging beku menjadi 100 ribu ton, dari rencana impor daging beku 200 ribu ton. Kebijakan ini diharapkan mampu menggairahkan peternakan lokal agar bisa terserap oleh pasar.

"Kan ada pilihannya dua, kalau kita pilih sapi penggemukan, maka harus dikendalikan dong bekunya, kalau enggak yang peternak atau penggemukannya akan bangkrut," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Kopdes Merah Putih dan...
Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Diserbu Pendaftar, 383.830 Orang Incar Posisi Manager
Amran Ancam Cabut Izin...
Amran Ancam Cabut Izin Feedloter dan Distributor yang Bikin Daging Sapi Mahal
Pedagang Daging Jabodetabek...
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Lapak Pasar Kosong Melompong
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Daging Kurban Ternyata...
Daging Kurban Ternyata Setara Whey Protein, Bisa Tingkatkan Massa Otot
Ini Cara Simpan Daging...
Ini Cara Simpan Daging Kurban agar Tidak Alot, Jangan Langsung Masuk Freezer!
Hadiri Bimtek Relawan...
Hadiri Bimtek Relawan Dapur MBG, Zulhas: Program MBG Sesuai Cita-cita Kemerdekaan
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved