Driver Ojol Serentak Matikan Aplikasi Besok, Ini Permintaan Menhub
Senin, 19 Mei 2025 - 18:40 WIB
loading...
Menhub Dudy Purwagandhi merespons adanya rencana aksi yang akan digelar oleh para mitra driver ojek online (ojol) pada 20 Mei 2025. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi merespons adanya rencana aksi mogok massal yang akan digelar oleh para mitra driver ojek online (ojol) pada 20 Mei 2025. Demo ini membawa beberapa tuntutan, salah satunya terkait besaran potongan tarif mitra driver ojol .
Menhub berharap para mitra driver yang akan melakukan aksi demonstrasi bisa menyampaikan aspirasinya langsung kepada pihak aplikator, sehingga tidak perlu sampai melakukan aksi di jalan hingga mematikan aplikasi yang berdampak pada konsumen.
"Kita tidak bisa mencegah orang yang menyampaikan aspirasi. Tapi saya berharap, jika mereka mitra, sebaiknya aspirasi disampaikan langsung ke aplikator," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/5/2025).
Baca Juga: Besok Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Menhub juga mengimbau kepada pihak aplikator untuk membuka ruang diskusi jika ada kebijakan yang belum diterima dengan puas oleh para mitra. Selain itu, mengundang para mitra untuk duduk bersama dalam merumuskan sebuah kebijakan.
"Kami sudah dengar keluhan para driver. Jika kurang puas, memang harus duduk, bicara dengan semua pihak termasuk dengan aplikator," tambahnya.
Presiden On-Demand Services GoTo, Catherine Hindra Sutjahy mengatakan, pihaknya telah membuka jalur komunikasi untuk menyerap aspirasi dari para mitra driver, terutama sosialisasi terkait pungutan tarif yang dibebankan kepada konsumen lewat mitra driver.
Menhub berharap para mitra driver yang akan melakukan aksi demonstrasi bisa menyampaikan aspirasinya langsung kepada pihak aplikator, sehingga tidak perlu sampai melakukan aksi di jalan hingga mematikan aplikasi yang berdampak pada konsumen.
"Kita tidak bisa mencegah orang yang menyampaikan aspirasi. Tapi saya berharap, jika mereka mitra, sebaiknya aspirasi disampaikan langsung ke aplikator," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/5/2025).
Baca Juga: Besok Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Menhub juga mengimbau kepada pihak aplikator untuk membuka ruang diskusi jika ada kebijakan yang belum diterima dengan puas oleh para mitra. Selain itu, mengundang para mitra untuk duduk bersama dalam merumuskan sebuah kebijakan.
"Kami sudah dengar keluhan para driver. Jika kurang puas, memang harus duduk, bicara dengan semua pihak termasuk dengan aplikator," tambahnya.
Presiden On-Demand Services GoTo, Catherine Hindra Sutjahy mengatakan, pihaknya telah membuka jalur komunikasi untuk menyerap aspirasi dari para mitra driver, terutama sosialisasi terkait pungutan tarif yang dibebankan kepada konsumen lewat mitra driver.
Lihat Juga :