Prabowo Tak Segan Copot Pejabat yang Ogah Sederhanakan Regulasi
Rabu, 21 Mei 2025 - 16:37 WIB
loading...
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menekankan, tidak segan untuk mencopot pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi khususnya dalam mendukung iklim investasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menekankan, tidak segan untuk mencopot pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi khususnya dalam mendukung iklim investasi . Penegasan ini diungkapkan saat menghadiri Konvensi dan Pameran Tahunan ke-49 Indonesian Petroleum Association (IPA) Tahun 2025 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (21/5/2025).
Menurut Prabowo, pola pikir birokrasi yang selama ini justru menghambat kemajuan bangsa Indonesia harus segera diubah. Dia bahkan secara eksplisit memperingatkan akan mencopot pejabat yang tidak mau berubah.
“Ini ada kecenderungan tidak hanya di Indonesia tapi Indonesia ahlinya, Indonesia ahli membuat regulasi yang demikian sulit untuk kita sendiri. Ini harus kita kurangi, pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi akan saya ganti, akan saya copot,” tegas Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Pangkas Aturan Penghambat Investasi, Luhut Bentuk Tim Khusus
“Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan. Saya minta dirubah budaya, ‘kalau bisa dibikin susah kenapa dibikin gampang’, rubah cara berpikir seperti itu. Cara berpikir seperti itu tidak boleh lagi kita biarkan di Republik kita yang kita cintai ini,” tambahnya.
Prabowo juga menekankan bahwa pejabat publik dan regulator seharusnya berperan sebagai pelayan masyarakat, bukan penghambat. “Pejabat pemerintah, regulator adalah melayani masyarakat mendukung membantu semua pihak yang ingin bekerja di Indonesia kita butuh hasil yang cepat untuk rakyat kita.”
Presiden sekali lagi meminta agar proses dipermudah untuk menciptakan iklim usaha kondusif, baik bagi pelaku usaha dalam negeri maupun luar negeri. “Dunia berubah, yang lamban, yang malas, yang punya pemikiran-pemikiran aneh-aneh harus pinggir dan kita akan pinggirkan, kita akan pinggirkan mereka-mereka yang tidak bekerja dengan baik. Sederhana, sederhanakan semua proses, buat iklim sebaik mungkin untuk semua pihak yang ingin bekerja, dari luar negeri maupun dari dalam negeri,” paparnya.
Menurut Prabowo, pola pikir birokrasi yang selama ini justru menghambat kemajuan bangsa Indonesia harus segera diubah. Dia bahkan secara eksplisit memperingatkan akan mencopot pejabat yang tidak mau berubah.
“Ini ada kecenderungan tidak hanya di Indonesia tapi Indonesia ahlinya, Indonesia ahli membuat regulasi yang demikian sulit untuk kita sendiri. Ini harus kita kurangi, pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi akan saya ganti, akan saya copot,” tegas Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Perintahkan Pangkas Aturan Penghambat Investasi, Luhut Bentuk Tim Khusus
“Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan. Saya minta dirubah budaya, ‘kalau bisa dibikin susah kenapa dibikin gampang’, rubah cara berpikir seperti itu. Cara berpikir seperti itu tidak boleh lagi kita biarkan di Republik kita yang kita cintai ini,” tambahnya.
Prabowo juga menekankan bahwa pejabat publik dan regulator seharusnya berperan sebagai pelayan masyarakat, bukan penghambat. “Pejabat pemerintah, regulator adalah melayani masyarakat mendukung membantu semua pihak yang ingin bekerja di Indonesia kita butuh hasil yang cepat untuk rakyat kita.”
Presiden sekali lagi meminta agar proses dipermudah untuk menciptakan iklim usaha kondusif, baik bagi pelaku usaha dalam negeri maupun luar negeri. “Dunia berubah, yang lamban, yang malas, yang punya pemikiran-pemikiran aneh-aneh harus pinggir dan kita akan pinggirkan, kita akan pinggirkan mereka-mereka yang tidak bekerja dengan baik. Sederhana, sederhanakan semua proses, buat iklim sebaik mungkin untuk semua pihak yang ingin bekerja, dari luar negeri maupun dari dalam negeri,” paparnya.
Lihat Juga :