5 Indikator Terbaru yang Bisa Mengubah Arah Harga BTC
Kamis, 22 Mei 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Para penambang harus menjalankan komputer dengan kemampuan pemrosesan yang tinggi untuk menyimpan informasi, memproses dan menyebarluaskan transaksi, serta menyelesaikan perhitungan matematis yang rumit untuk mendapatkan apa yang dikenal sebagai ‘konsensus’. Proses ini disebut Proof of Work (PoW).
Ketika seseorang mengirimkan transaksi baru ke jaringan Bitcoin, para penambang mengambil transaksi itu dan menjalankan langkah-langkah yang dijelaskan sebelumnya di belakang layar. Para penambang tidak memelihara jaringan terdesentralisasi ini tanpa imbalan.
Mereka diberikan motivasi berupa hadiah penambangan dan biaya transaksi setelah mereka menyelesaikan perhitungan dan memvalidasi transaksi. Tentunya, mereka dibayar dengan Bitcoin.
5 Indikator Perubahan Harga BTC
Perubahan harga BTC akhir-akhir ini menunjukkan tanda pemulihan yang cukup signifikan. Setelah sempat terjun ke sekitar US$80.000, kini Bitcoin berhasil kembali menguat hingga mencapai level US$97.000 sampai US$100.000.
1. AS dan China Kembali Bernegosiasi
Salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan harga BTC berasal dari aspek geopolitik. Untuk pertama kalinya sejak Donald Trump memulai konflik perdagangan dengan China, pejabat tinggi dari AS dan Tiongkok dijadwalkan untuk bertemu di Swiss di akhir pekan ini.
Perwakilan dari pemerintah AS, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer, akan bertemu dengan rekan mereka dari China.
Selain itu, menurut laporan dari The Block pada 6 Mei lalu, Jupiter Zheng, mitra di HashKey Capital, berpendapat bahwa pertemuan ini memiliki potensi untuk mendorong peningkatan lebih lanjut di pasar global, termasuk pada harga Bitcoin.
Pertemuan ini bisa jadi tanda awal pemulihan ekonomi global setelah tekanan akibat perang tariff. Pandangan serupa juga diungkapkan oleh Peter Chung, kepala riset di Presto Research. Ia mencatat bahwa reaksi pasar segera berubah menjadi lebih berani setelah pengumuman pertemuan tersebut.
2. Meningkatnya Dominasi BTC
Indikator penting lainnya yang bisa mempengaruhi arah harga Bitcoin adalah meningkatnya dominasi BTC di pasar. Menurut laporan dari 10x Research, sebagian besar aliran dana fiat saat ini diarahkan langsung ke Bitcoin.
Walaupun aliran masuk stablecoin tetap kuat, mayoritas dana fiat nampaknya mengalir menuju Bitcoin, bukannya ke altcoin. Saat ini, dominasi Bitcoin telah mencapai angka 64,5 persen, yang menunjukkan kepercayaan investor yang semakin besar terhadap aset ini di tengah kondisi pasar yang belum stabil, dan pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan harga BTC.
Ketika seseorang mengirimkan transaksi baru ke jaringan Bitcoin, para penambang mengambil transaksi itu dan menjalankan langkah-langkah yang dijelaskan sebelumnya di belakang layar. Para penambang tidak memelihara jaringan terdesentralisasi ini tanpa imbalan.
Mereka diberikan motivasi berupa hadiah penambangan dan biaya transaksi setelah mereka menyelesaikan perhitungan dan memvalidasi transaksi. Tentunya, mereka dibayar dengan Bitcoin.
5 Indikator Perubahan Harga BTC
Perubahan harga BTC akhir-akhir ini menunjukkan tanda pemulihan yang cukup signifikan. Setelah sempat terjun ke sekitar US$80.000, kini Bitcoin berhasil kembali menguat hingga mencapai level US$97.000 sampai US$100.000.
1. AS dan China Kembali Bernegosiasi
Salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan harga BTC berasal dari aspek geopolitik. Untuk pertama kalinya sejak Donald Trump memulai konflik perdagangan dengan China, pejabat tinggi dari AS dan Tiongkok dijadwalkan untuk bertemu di Swiss di akhir pekan ini.
Perwakilan dari pemerintah AS, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer, akan bertemu dengan rekan mereka dari China.
Selain itu, menurut laporan dari The Block pada 6 Mei lalu, Jupiter Zheng, mitra di HashKey Capital, berpendapat bahwa pertemuan ini memiliki potensi untuk mendorong peningkatan lebih lanjut di pasar global, termasuk pada harga Bitcoin.
Pertemuan ini bisa jadi tanda awal pemulihan ekonomi global setelah tekanan akibat perang tariff. Pandangan serupa juga diungkapkan oleh Peter Chung, kepala riset di Presto Research. Ia mencatat bahwa reaksi pasar segera berubah menjadi lebih berani setelah pengumuman pertemuan tersebut.
2. Meningkatnya Dominasi BTC
Indikator penting lainnya yang bisa mempengaruhi arah harga Bitcoin adalah meningkatnya dominasi BTC di pasar. Menurut laporan dari 10x Research, sebagian besar aliran dana fiat saat ini diarahkan langsung ke Bitcoin.
Walaupun aliran masuk stablecoin tetap kuat, mayoritas dana fiat nampaknya mengalir menuju Bitcoin, bukannya ke altcoin. Saat ini, dominasi Bitcoin telah mencapai angka 64,5 persen, yang menunjukkan kepercayaan investor yang semakin besar terhadap aset ini di tengah kondisi pasar yang belum stabil, dan pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan harga BTC.
Lihat Juga :