5 Indikator Terbaru yang Bisa Mengubah Arah Harga BTC
Kamis, 22 Mei 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
3. Aliran Masuk ke ETF Bitcoin Terus Mengalir
Salah satu elemen yang mendukung pandangan optimis serta mendorong lonjakan harga BTC berasal dari investasi yang mengalir ke ETF Bitcoin. Informasi terbaru dari perusahaan analitik blockchain, Santiment, mengungkapkan tren positif sejak pertengahan bulan April.
Sejak 16 April lalu, total investasi mencapai US$5,13 miliar yang masuk ke Bitcoin ETF, meningkatkan ketertarikan pasar dan harganya.
4. Aliran Investasi Positif ETF Bitcoin – Santiment
Pengalihan dana ini menjadi faktor vital menjelang keputusan Federal Reserve (FOMC) yang biasanya memicu fluktuasi pasar. Dengan tingginya arus masuk, analis berpendapat bahwa peluang untuk terjadinya penurunan harga Bitcoin dalam waktu dekat sangat kecil.
5. Ratio Delta Menunjukkan Potensi Lonjakan Harga BTC
Indikasi terbaru yang mungkin berdampak pada pergerakan harga Bitcoin dihasilkan dari analisis on-chain yang disampaikan oleh AxelAdlerJr. Analis terkenal ini memperhatikan indikator rasio delta, yang menghitung perbandingan antara kapitalisasi pasar dan harga rata-rata BTC saat terakhir kali terjadi transaksi.
Saat ini, rasio delta berada pada angka 112 persen, yang menurutnya masih cukup jauh dari titik di mana trader dan investor cenderung mengambil keuntungan. Hal ini berarti masih terbuka kemungkinan untuk kenaikan harga BTC lebih lanjut.
Data historis selama empat tahun terakhir menunjukkan bahwa investor mulai memanfaatkan keuntungan begitu rasio delta mencapai sekitar 170 persen. Dengan kata lain, jika kembali naik 58 persen menjadi 170 persen, kemungkinan besar aksi jual akan terjadi.
Dengan berbagai faktor makroekonomi, geopolitik, dan indikator teknikal yang mendukung, tampaknya harga Bitcoin masih berpotensi untuk memperkuat dalam waktu dekat.
Namun, ketidakstabilan tetap menjadi ciri khas pasar kripto. Oleh karena itu, investor dan trader disarankan untuk memanfaatkan momentum ini dengan tetap menerapkan strategi manajemen risiko yang baik.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli kripto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat kripto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Salah satu elemen yang mendukung pandangan optimis serta mendorong lonjakan harga BTC berasal dari investasi yang mengalir ke ETF Bitcoin. Informasi terbaru dari perusahaan analitik blockchain, Santiment, mengungkapkan tren positif sejak pertengahan bulan April.
Sejak 16 April lalu, total investasi mencapai US$5,13 miliar yang masuk ke Bitcoin ETF, meningkatkan ketertarikan pasar dan harganya.
4. Aliran Investasi Positif ETF Bitcoin – Santiment
Pengalihan dana ini menjadi faktor vital menjelang keputusan Federal Reserve (FOMC) yang biasanya memicu fluktuasi pasar. Dengan tingginya arus masuk, analis berpendapat bahwa peluang untuk terjadinya penurunan harga Bitcoin dalam waktu dekat sangat kecil.
5. Ratio Delta Menunjukkan Potensi Lonjakan Harga BTC
Indikasi terbaru yang mungkin berdampak pada pergerakan harga Bitcoin dihasilkan dari analisis on-chain yang disampaikan oleh AxelAdlerJr. Analis terkenal ini memperhatikan indikator rasio delta, yang menghitung perbandingan antara kapitalisasi pasar dan harga rata-rata BTC saat terakhir kali terjadi transaksi.
Saat ini, rasio delta berada pada angka 112 persen, yang menurutnya masih cukup jauh dari titik di mana trader dan investor cenderung mengambil keuntungan. Hal ini berarti masih terbuka kemungkinan untuk kenaikan harga BTC lebih lanjut.
Data historis selama empat tahun terakhir menunjukkan bahwa investor mulai memanfaatkan keuntungan begitu rasio delta mencapai sekitar 170 persen. Dengan kata lain, jika kembali naik 58 persen menjadi 170 persen, kemungkinan besar aksi jual akan terjadi.
Dengan berbagai faktor makroekonomi, geopolitik, dan indikator teknikal yang mendukung, tampaknya harga Bitcoin masih berpotensi untuk memperkuat dalam waktu dekat.
Namun, ketidakstabilan tetap menjadi ciri khas pasar kripto. Oleh karena itu, investor dan trader disarankan untuk memanfaatkan momentum ini dengan tetap menerapkan strategi manajemen risiko yang baik.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli kripto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat kripto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
(ars)
Lihat Juga :