Menkeu Sri Mulyani Blak-blakan Soal Surplus Rp4,3 Triliun APBN April 2025
Jum'at, 23 Mei 2025 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
Terdiri dari Belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) Rp253,6 triliun atau 21,9% dan Belanja non K/L sebesar Rp293,1 triliun atau 19%. Sedangkan transfer ke daerah sebesar Rp259,4 triliun.
Adapun pendapatan negara dari pajak, bea cukai, PNBP serta hibah sebesar Rp810,5 triliun atau 27% dari target APBN 2025 sebesar Rp3.005,1 triliun. Sri Mulyani menegaskan keseimbangan primer masih surplus di angka Rp173,9 triliun.
“Sudah terjadi akselerasi dari pendapatan negara terutama untuk pajak, bea cukai mengikuti rytme yang cukup baik karena ada beberapa penerimaan,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa.
Adapun penerimaan negara tercatat Rp810,5 triliun per April 2025 atau 27% dari target APBN 2025, sedangkan belanja negara sebesar Rp806,2 triliun atau 22,3% dari target. Rinciannya pendapatan negara yang terdiri dari, penerimaan perpajakan terealisasi sebesar Rp657 triliun atau 26,4% dari APBN 2025.
Dimana Penerimaan pajak mencapai Rp557,1 triliun atau 25,4% dari target dan Kepabeanan & Cukai mencapai Rp100 triliun atau 29,8% dari pagu APBN 2025.
Adapun pendapatan negara dari pajak, bea cukai, PNBP serta hibah sebesar Rp810,5 triliun atau 27% dari target APBN 2025 sebesar Rp3.005,1 triliun. Sri Mulyani menegaskan keseimbangan primer masih surplus di angka Rp173,9 triliun.
Surplus APBN
Surplus APBN disebabkan oleh pendapatan negara yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan belanja negara. Menkeu menjelaskan bahwa pendapatan negara, terutama pajak sudah terakselerasi, diikuti dengan kepabeanan dan cukai yang juga positif.“Sudah terjadi akselerasi dari pendapatan negara terutama untuk pajak, bea cukai mengikuti rytme yang cukup baik karena ada beberapa penerimaan,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa.
Adapun penerimaan negara tercatat Rp810,5 triliun per April 2025 atau 27% dari target APBN 2025, sedangkan belanja negara sebesar Rp806,2 triliun atau 22,3% dari target. Rinciannya pendapatan negara yang terdiri dari, penerimaan perpajakan terealisasi sebesar Rp657 triliun atau 26,4% dari APBN 2025.
Dimana Penerimaan pajak mencapai Rp557,1 triliun atau 25,4% dari target dan Kepabeanan & Cukai mencapai Rp100 triliun atau 29,8% dari pagu APBN 2025.
Lihat Juga :