Elon Musk Tinggalkan Trump untuk Kembali Fokus ke Bisnis

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:43 WIB
loading...
Elon Musk Tinggalkan...
Orang terkaya di dunia, Elon Musk mengatakan bahwa Ia kembali fokus ke bisnis dan menegaskan kembali janji sebelumnya untuk menarik diri dari hingar bingar dunia politik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Orang terkaya di dunia , Elon Musk mengatakan bahwa Ia kembali fokus ke bisnis dan menegaskan kembali janji sebelumnya untuk menarik diri dari hingar bingar dunia politik. Musk juga bakal mengakhiri keterlibatannya dalam pemerintahan Presiden AS, Donald Trump .

Musk yang menjabat CEO Tesla dan SpaceX serta pemilik X, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mengurangi keterlibatannya sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), sebuah badan yang dibentuk oleh Trump tak lama setelah menjabat pada bulan Januari untuk melakukan pemotongan pengeluaran federal secara luas.

"Kembali menghabiskan 24/7 di tempat kerja dan tidur di ruang konferensi/server/pabrik," kata orang terkaya di dunia itu dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu (24/5).

"Saya harus sangat fokus pada X/xAI dan Tesla (plus peluncuran Starship minggu depan), karena kami memiliki teknologi kritis yang akan diluncurkan," tulis Musk.

Baca Juga: Menguak Hubungan Trump dan Musk saat Tarif Impor Baru AS Guncang Dunia

Pernyataan ini muncul tidal lama setelah X tidak dapat diakses selama dua jam, di mana pengguna melaporkan kesulitan untuk masuk, melihat postingan, atau merefresh feed. Downdetector, situs yang melacak laporan teknis yang diajukan pengguna, mencatat lebih dari 25.800 laporan mengeluhkan X -dulunya Twitter-.

"Sebagaimana dibuktikan oleh masalah uptime X minggu ini, perbaikan operasional besar perlu dilakukan,” kata Musk, yang juga menambahkan bahwa “redundansi failover seharusnya berfungsi, tetapi tidak,".

Berbicara di Forum Ekonomi Qatar awal pekan ini, Musk juga mengumumkan rencananya untuk mengurangi pengeluaran politiknya, dengan mengatakan bahwa ia telah "cukup melakukannya." Miliarder terkaya sejagat itu dilaporkan menghabiskan lebih dari USD250 juta untuk mendukung kampanye kepresidenan Trump.

Musk juga menekankan, Ia akan menghabiskan duit yang "jauh lebih sedikit" di masa depan.

Pengumuman ini mengikuti jejak pendapat terbaru ABC News/Washington Post/Ipsos yang menunjukkan bahwa 57% orang Amerika tidak setuju dengan kinerja Musk dalam pemerintahan Trump, sementara hanya 35% yang mengatakan positif soal sepak terjang Musk.

Peran Musk sebagai pegawai pemerintah diramalkan bakal berakhir akhir bulan ini, untuk memungkinkan dia kembali memberikan perhatian penuh pada bisnisnya, mencakup Tesla, perusahaan teknologi luar angkasa SpaceX, platform media sosial X, dan xAI, perusahaan kecerdasan buatan miliknya.

Baca Juga: Elon Musk: Bill Gates adalah Pembohong Besar, Filantropinya Omong Kosong

Pada bulan April, Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan bahwa Musk akan tetap menjadi "teman dan penasihat" bagi presiden AS dan dirinya sendiri ketika masa jabatannya sebagai kepala DOGE berakhir. Departemen yang dipimpin oleh Musk diperkirakan akan terus bekerja hingga Juli 2026.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Berita Terkini
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved