India Cari Cara Memblokir Investasi Pakistan Rp9,4 Triliun di Bank BRICS

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:18 WIB
loading...
A A A
BRICS telah berkembang dalam dua tahun terakhir dengan memasukkan banyak negara seperti Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab (UEA), dan Indonesia. Di sisi lain Arab Saudi belum secara resmi bergabung, meski sudah menerima undangan keanggotaan. Sejumlah negara lain, termasuk Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Uganda, dan Uzbekistan, juga memperoleh status sebagai 'negara mitra' BRICS.

Namun, potensi bergabungnya Pakistan kemungkinan akan terhalang oleh India karena hubungan antara kedua tetangga sangat tegang. Baca Juga: Dapat Anggota Baru, BRICS New Development Bank Makin Kuat

BRICS New Development Bank atau NDB didirikan oleh BRICS pada tahun 2015 untuk memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang yang,menurut anggotanya, tidak diwakili secara setara dalam arsitektur keuangan internasional. Awalnya, lima anggota pendiri BRICS memiliki saham yang sama dalam lembaga tersebut; namun kemudian sedikit dikurangi untuk menarik investasi dari lebih banyak negara.

Saat ini, Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan masing-masing memiliki saham 18,98%, sementara Mesir memegang saham 2,27%, dan Bangladesh serta UEA memegang saham masih-masing sebesar 1,79% dan 1,06%.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Berita Terkini
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved