Investor Asing Pilih Vietnam Ketimbang Indonesia, Profesi Penilai Ungkap Alasannya

Selasa, 27 Mei 2025 - 13:42 WIB
loading...
Investor Asing Pilih...
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menyoroti negara Vietnam yang belakangan dimasuki oleh investor kakap global, seperti Apple dan Tesla, padahal sebelumnya berencana masuk ke Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menyebut eksistensi profesi penilai di suatu negara menjadi salah satu pertimbangan calon investor asing dalam menanamkan modalnya. Wakil Sekretaris I DPN MAPPI, Dedi Susanto menyoroti negara Vietnam yang belakangan dimasuki oleh investor kakap global, misalnya produsen smartphone Apple hingga produsen mobil listrik Tesla yang merapat ke Vietnam, padahal sebelumnya berencana masuk ke Indonesia.

Dedi menilai, masuknya investor asing ke Vietnam tidak lepas dari political will pemerintahnya. Pada tahun 2017, Vietnam mengeluarkan regulasi untuk jasa penilai, yang kemudian praktik jasa penilaian diatur dalam bab tersendiri dalam Undang-Undang Harga tahun 2023 (Law on Price 2023).

Baca Juga: Profesi Penilai Didorong Lebih Adaptif Hadapi Era Revolusi Industri 5.0

Menurutnya, bab ini berisi tentang terminologi penilaian, praktik penilaian, serta pemeriksaan dan pengawasan terhadap kepatuhan peraturan yang berlaku. Regulasi ini memberikan payung hukum kepada profesi penilai untuk mendapatkan data yang akurat dan dapat dipercaya.

“Misalnya, kita punya Danantara, begitu banyak aset masuk ke Danantara, siapa yang menentukan ( nilai aset Danantara)? Kan harusnya penilai. Kalau penilai tidak punya payung hukum, maka kepastian terhadap sesuatu itu tidak pasti,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Dedi menjelaskan, kekurangan regulasi atau payung hukum terhadap profesi jasa penilai inilah yang menurutnya menjadi kelemahan dari sudut pandang investor global. Karena jika tidak ada payung hukum, profesi penilai ini rentan terhadap manipulasi data jika mendapat tekanan dari pihak manapun.

“Misalnya ada penilai, dititipi uang Rp2 juta, diubah saja itu nilai. Karena bisa diubah. Kalau tadinya harga aset Rp1 miliar bisa menjadi Rp10 miliar. Pembangunan selama ini, yang triliunan itu, kita tidak tahu,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Rekomendasi
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved