Daya Tarik Dolar AS Meredup, Ternyata Ini Sebabnya

Jum'at, 30 Mei 2025 - 07:03 WIB
loading...
A A A
Kejelasan mengenai beberapa isu ini mungkin tidak akan datang dalam waktu dekat. Gencatan senjata untuk peramng tarif AS-China akan berakhir pada 9 Juli dan undang-undang pemotongan pajak Trump mungkin tidak akan disetujui secara final sampai jeda 4 Juli, mendatang saat itu isu batas utang akan kembali menjadi perhatian investor.

Semua itu menjadi latar belakang di mana, banyak investor sekarang menilai kembali eksposur mereka terhadap aset yang dinyatakan dalam dolar. Termasuk Surat Utang Negara (Treasuries), terutama obligasi dengan jatuh tempo lebih panjang, yang merasakan tekanan dari kekhawatiran yang mendalam tentang utang dan defisit AS.

Ketika mata uang cadangan dunia dan aset cadangan yang berada di bawah tekanan, tidak mengherankan jika saham-saham AS berkinerja buruk dibandingkan dengan sebagian besar rekan-rekan globalnya tahun ini.

Meski ada angin segar bagi penguatan dolar, seiring meredanya ketegangan perdagangan AS-China. Namun seperti yang sering terjadi di pasar keuangan, para pelaku pasar dan investor tidak ingin terlalu terburu-buru. Sentimen dan posisi negatif saat ini berada pada tingkat yang ekstrem, menurut beberapa ukuran.

Terlalu Banyak, Terlalu Cepat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved