Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Cetak Rekor 60 Bulan Beruntun

Senin, 02 Juni 2025 - 13:00 WIB
loading...
Surplus Neraca Perdagangan...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan pada April 2025. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan barang sebesar USD 0,16 miliar pada April 2025. Surplus ini menandai pencapaian selama 60 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa nilai surplus ini mengalami penurunan sebesar USD 0,38 miliar dibandingkan bulan sebelumnya.

"Surplus April 2025 ini lebih ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas, yaitu sebesar USD 1,51 miliar. Komoditas penyumbang surplus utamanya adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewani/nabati, serta besi dan baja," ungkap Pudji dalam konferensi pers Rilis BPS, Senin (2/6).

Baca Juga: BPS Tak Lagi Lapor Data Ekspor-Impor di Tengah Bulan, Ini Sebabnya

Di sisi lain, neraca perdagangan komoditas migas tercatat mengalami defisit sebesar USD 1,35 miliar, dengan penyumbang defisit utama adalah hasil minyak dan minyak mentah. Secara kumulatif, dari Januari hingga April 2025, neraca perdagangan barang mencatat surplus sebesar USD 11,07 miliar.

"Surplus sepanjang Januari hingga April ini lebih ditopang oleh surplus komoditas nonmigas yang mencapai USD 17,26 miliar. Sementara, komoditas migas masih mengalami defisit sebesar USD 6,19 miliar," tambah Pudji.

Berdasarkan data BPS, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan dengan beberapa negara, di antaranya tiga terbesar adalah Amerika Serikat dengan surplus USD 5,44 miliar, India USD 3,98 miliar, dan Filipina USD 2,92 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Diplomasi...
Indonesia Perkuat Diplomasi Gambut Tropis melalui ITPC di Forum GPI Peru
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Berita Terkini
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved