Kesepakatan Tarif AS-China Dilanggar, Kedua Negara Saling Tuding

Senin, 02 Juni 2025 - 16:01 WIB
loading...
Kesepakatan Tarif AS-China...
China mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) melakukan pelanggaran serius terkait gencatan perang tarif yang disepakati di Jenewa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - China mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) melakukan pelanggaran serius terkait gencatan dalam perang tarif . Sebelumnya seperti diketahui AS dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan, untuk menghentikan sementara kebijakan tarif tinggi antara keduanya.

Namun China terbaru menuding AS telah melanggar kesepakatan, dan siap mengambil langkah-langkah keras demi mempertahankan kepentingannya. Kementerian Perdagangan China mengatakan, Washington telah "secara serius merusak" kesepakatan yang dicapai selama perundingan di Jenewa bulan lalu.

Saat itu kedua negara menurunkan tarif pada barang yang diimpor satu sama lain. Juru bicara menambahkan, bahwa tindakan AS telah melanggar konsensus yang dicapai selama percakapan telepon pada bulan Januari antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden, Donald Trump.

Baca Juga: Produsen Mobil Terancam Tutup, Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang Melunak

Tudingan serupa juga dilontarkan Trump pada hari Jumat usai mengatakan, bahwa China "sepenuhnya melanggar kesepakatan dengan kami". Namun Presiden AS tidak memberikan detail soal apa yang dilanggar, akan tetapi Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer kemudian menyatakan, bahwa China tidak menghapus hambatan non-tarif seperti yang disepakati dalam kesepakatan tersebut.

Di bawah gencatan perang dagang yang disepakati pada bulan Mei dalam pertemuan di Jenewa, AS menurunkan tarif yang dikenakan pada barang-barang China dari 145% menjadi 30%. Tarif pembalasan China terhadap barang-barang AS juga turun dari 125% menjadi 10%.

Pada hari Senin (2/6/2025) Beijing mengatakan, pelanggaran yang dilakukan AS terhadap perjanjian tersebut termasuk menghentikan penjualan perangkat lunak chip komputer kepada perusahaan-perusahaan China, memperingatkan untuk tidak menggunakan chip yang dibuat oleh raksasa teknologi China Huawei, dan membatalkan visa untuk mahasiswa China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved