Krisis Logam Langka Bikin Pabrikan Mobil Dunia Pangkas produksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 09:46 WIB
loading...
A A A
Hal itu juga menandai masuknya Maruti Suzuki ke segmen yang ingin tumbuh menjadi 30% dari semua penjualan mobil pada tahun 2030 dari sekitar 2,5% tahun lalu. Kemunduran ini juga dapat merugikan induk perusahaan Suzuki Motor, di mana India merupakan pasar terbesar berdasarkan pendapatan dan pusat produksi global untuk EV atau mobil listrik.

Sebagian besar e-Vitara yang dibuat di India ditujukan untuk ekspor oleh Suzuki ke pasar utama seperti Eropa dan Jepang di sekitar musim panas 2025.

Pangkas Produksi

Sebelumnya produsen otomotif global memperingatkan, kekurangan magnet rare-earth dari China dapat memaksa pabrikan mobil menutup operasional mereka dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini tidak lain karena peran penting magnet rare-earth yang dipakai dalam banyak hal, mulai dari motor penggerak wiper hingga sensor rem anti-lock.

Baca Juga: 5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia

Seperti diketahui China menguasai lebih dari 90% kapasitas pengolahan global untuk magnet yang digunakan dalam segala hal, mulai dari mobil dan pesawat tempur hingga peralatan rumah tangga. Namun penguasa global logam tanah jarang itu memberlakukan pembatasan pada awal April yang mengharuskan eksportir mendapatkan lisensi dari Beijing.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Rekomendasi
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
FIFA Izinkan Pemain...
FIFA Izinkan Pemain Amerika Serikat yang Dikartu Merah Tampil Lawan Belgia?
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
Berita Terkini
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved