Hubungan AS-China Membaik, Harga Bitcoin Menguat 9% dalam Sepekan

Rabu, 11 Juni 2025 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Antony juga menyoroti semakin meluasnya adopsi institusional terhadap Bitcoin. Menurutnya, banyak lembaga keuangan besar kini mulai melihat Bitcoin sebagai bagian dari strategi manajemen risiko dan diversifikasi portofolio jangka panjang. Bahkan, beberapa sovereign wealth fund mulai mengevaluasi eksposurnya terhadap aset digital tersebut.

Momentum ini, kata Antony, menjadi peluang bagi negara berkembang seperti Indonesia untuk lebih proaktif dalam pengembangan sektor blockchain dan aset digital.

"Kita punya modal besar, baik dari sisi demografi maupun penetrasi digital. Namun, tantangannya adalah bertransformasi dari konsumen menjadi kontributor dalam ekosistem global," ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan volatilitas tetap menjadi ciri khas pasar kripto. Sebab itu, pendekatan yang hati-hati dan manajemen risiko yang baik diperlukan dalam menyikapi fluktuasi harga. "Arah jangka panjang Bitcoin mengarah ke penguatan, tapi investor tetap perlu bijak dalam menyikapi dinamika pasar," tuturnya.

Antony menegaskan ekosistem kripto yang berkelanjutan hanya bisa terbentuk jika ada kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan masyarakat. "Bitcoin berpotensi menjadi katalis pertumbuhan ekonomi digital, tapi kita butuh ekosistem yang didukung regulasi progresif, infrastruktur kuat, dan literasi yang terus ditingkatkan," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved