Pebisnis Barat Betah Tinggal di Rusia, 67% Perusahaan Eropa Mengaku Tak Ingin Hengkang

Minggu, 15 Juni 2025 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Survei menunjukkan bahwa meskipun kepercayaan bisnis jangka pendek di antara perusahaan-perusahaan asing mengalami penurunan, namun harapan jangka panjang telah membaik dibandingkan tahun lalu. Sebanyak 82% responden mengatakan mereka mengantisipasi pertumbuhan signifikan dalam waktu satu dekade, naik dari 66% tahun lalu.

Survei menemukan, bahwa sebagian besar perusahaan telah beradaptasi dengan sanksi. Akan tetapi masih menghadapi tantangan, termasuk penundaan pembayaran, risiko reputasi, dan keraguan dari mitra asing untuk bekerja dengan entitas yang terkait dengan Rusia.

Sekitar 87% mengatakan, mereka terpengaruh secara negatif oleh sanksi Barat dan respons balasan Rusia selama setahun terakhir. Dimana ada pembatasan perbankan, pembatasan ekspor-impor, aset yang dibekukan, pemutusan SWIFT, dan batasan perangkat lunak dan transportasi.

Sebanyak 71% dari mereka menyakini tidak ada pelonggaran sanksi pada tahun ini. Dua pertiga responden mengatakan, Rusia menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang meskipun dampak sanksi jangka pendek.

Namun 59% memproyeksikan pertumbuhan omzet dalam tiga tahun ke depan, bakal naik 53% dari tahun 2024. AEB menyatakan, bahwa Indeks Iklim Bisnis juga meningkat menjadi 127 poin dari 200, terus meningkat sejak jatuh menjadi 80 poin pada tahun 2022.

"[Ini] mengonfirmasi bahwa perusahaan Eropa di Rusia telah mencapai keseimbangan tertentu dalam realitas ekonomi baru," kata CEO AEB, Tadzio Schilling.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rekomendasi
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved