Rusia Sambut Uganda sebagai Mitra Baru BRICS dari Afrika

Kamis, 19 Juni 2025 - 22:22 WIB
loading...
Rusia Sambut Uganda...
Rusia menyambut Uganda sebagai negara mitra baru BRICS, setelah resmi bergabung pada Januari 2025, bersama dengan tujuh negara lainnya di luar Afrika. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri, Sergey Lavrov mengatakan, Rusia menyambut Uganda sebagai negara mitra BRICS . Hal itu disampaikan saat Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membahas inisiatif bersama di bidang perdagangan, energi, pertanian, sains, dan kesehatan dengan mitranya dari Uganda, Jeje Odongo.

"Kami menyambut Uganda sebagai negara mitra BRICS ... Kami menantikan kerjasama aktif dengan teman-teman kami dari Uganda dalam format baru ini," kata Lavrov seperti dilansir RT.

Baca Juga: 4 Negara ASEAN yang Resmi Gabung BRICS, Ini Daftar Terbaru

Lavrov menambahkan, bahwa Moskow berharap bisa berinteraksi dengan Kampala dalam kerangka BRICS. Sebagai informasi BRICS didirikan pada tahun 2009 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, untuk kemudian selanjutnya Afrika Selatan bergabung dua tahun kemudian.

Pada tahun 2024, blok ini memperluas keanggotaan penuh kepada Iran, Mesir, Ethiopia, Uni Emirat Arab, dan, kemudian Indonesia. Nigeria dan Uganda menjadi negara mitra BRICS pada Januari 2025, bersama dengan tujuh negara lainnya di luar Afrika.

Kedua menteri membahas berbagai masalah yang terkait dengan kerjasama bilateral. Penekanan khusus diberikan pada perdagangan, investasi, energi, pertanian, sains, teknologi tinggi, dan kesehatan. Kedua belah pihak menegaskan kembali niat mereka untuk memperdalam dialog politik, yang didasarkan pada hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Selama pertemuan, Odongo meminta dukungan Rusia "untuk mengamankan tanah atau properti di Moskow untuk mendirikan kedutaan permanen."

Duta besar Uganda merupakan bagian dari delegasi tingkat tinggi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jessica Alupo, yang juga mengadakan pembicaraan dengan Ketua Dewan Federasi Rusia, Valentina Matviyenko.

Matviyenko menggambarkan Uganda sebagai salah satu "mitra kunci Rusia di benua Afrika." Dia mencatat bahwa kemitraan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai sektor.

"Persahabatan historis Rusia, yang didasarkan pada saling menghormati, kepercayaan, dan solidaritas, berkontribusi pada pembebasan negara-negara Afrika," kata Alupo.

Baca Juga: Menantang Hegemoni AS, BRICS Makin Gencar Menyuarakan Perubahan Tatanan Global

Pada hari Selasa, wakil presiden Uganda bertemu dengan utusan khusus presiden Rusia untuk Timur Tengah dan Afrika, Mikhail Bogdanov. Pembicaraan tersebut berfokus pada perluasan kerjasama bilateral menjelang sesi mendatang dari Komisi Perdagangan dan Kerjasama Ekonomi Antarpemerintah Rusia-Uganda, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.

Alupo mengunjungi Rusia pada bulan September untuk berpartisipasi dalam Forum Perempuan Eurasia 2024 (EAWF) yang diadakan di St. Petersburg.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved