Bahlil: Kalau Bilang Sekarang, Namanya Saya Tukang Sulap

Selasa, 08 September 2020 - 21:58 WIB
loading...
Bahlil: Kalau Bilang...
Ditanya soal realisasi investasi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan tunggu sebulan lagi karena saya bukan tukang sulap. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, nilai investasi pada kuartal III tahun ini juga membaik daripada di kuartal sebelumnya. Hal itu dilihat dari data BKPM baik dari arus barang masuk modal dan mesin di beberapa industri bahan baku, menunjukkan pertumbuhan investasi.

(Baca Juga: Indonesia Negara Paling Korup ke 85 dari 180 Negara Bikin Investor Ogah Taruh Duit )

“Jumlah (realisasi investasi) tunggu sebulan lagi. Kalau sekarang dibilang (rentang target realisasi investasi) namanya saya tukang sulap. Yang jelas kuartal III-2020, Insya Allah akan lebih baik,” kata dia dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (8/9/2020).

Meski begitu, secara tahunan ada kemungkinan nilai investasi pada kuartal ke-III lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Karena, tahun ini menjadi periode yang berat untuk investasi.

Meski begitu Ia mengaku, tetap optimis jika realisasi investasi sebesar Rp817,2 triliun bisa tercapai. "Artinya, saya sampaikan, Indonesia adalah negara tujuan investasi yang menjanjikan. Makanya sekalipun keadaan Covid-19, kita ikhtiar. Saya sampai saat ini masih tetap optimistis realisasi investasi 2020, In Syaa Allah mencapai target," katanya.

(Baca Juga: Mental Pengusaha Bahlil Bikin Engga Kendor Kejar Target Investasi Rp817,2 Triliun )

Di sisi lain, Bahlil menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law atau Cipta Kerja cepat disahkan. Dimana menurutnya pengesahan segera dilakukan karena dinilai urgen bagi kepentingan ekonomi dalam negeri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Infografis
Rusia Sekarang Memiliki...
Rusia Sekarang Memiliki Hak Penuh Serang Target Milik NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved