Dolar Jatuh Setelah Trump Mengumumkan Gencatan Senjata Israel-Iran

Selasa, 24 Juni 2025 - 08:01 WIB
loading...
A A A
"Kita jelas perlu memiliki sedikit lebih banyak detail dalam hal semua ini... Saya kira ini akan ada syarat-syarat gencatan senjata, dan apa saja syarat untuk perjanjian damai yang lebih langgeng," terangnya.

Dolar, yang minggu lalu mendapatkan dukungan dari permintaan sebagai safe-haven, jatuh secara luas setelah berita ini. Terhadap yen, dolar AS turun 0,21% menjadi 145,79. Euro naik 0,21% menjadi USD1,1602 dan poundsterling naik 0,18% menjadi USD1,3551.

Komentar Trump di situs Truth Social-nya muncul setelah Iran meluncurkan serangan misil ke sebuah pangkalan militer Amerika di Qatar pada hari Senin yang tidak mengakibatkan cedera, dalam langkah yang dia anggap sebagai "respons lemah" terhadap serangan AS.

Menambah tantangan bagi dolar adalah komentar dovish dari pembuat kebijakan Federal Reserve, Michelle Bowman, yang mengatakan bahwa bank sentral AS harus mempertimbangkan pemotongan suku bunga segera.

Keterbukaan Bowman untuk memotong suku bunga segera didukung oleh Gubernur Fed Christopher Waller, yang mengatakan dalam sebuah wawancara televisi minggu lalu, bahwa dia juga akan mempertimbangkan pemotongan suku bunga pada rapat bulan depan.

"Tampaknya ada peningkatan perpecahan di antara jajaran dewan Fed menjelang pertemuan Ketua Fed Powell," kata Tony Sycamore, seorang analis pasar di IG.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Rekomendasi
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved