RUPST 2025, Bank Raya Fokus Akselerasi Bisnis Digital dan Buyback Saham Rp20 Miliar

Rabu, 25 Juni 2025 - 20:34 WIB
loading...
RUPST 2025, Bank Raya...
RUPST Bank Raya Indonesia (AGRO) 2025 menyetujui rencana pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) dan Pengalihan saham hasil buyback yang disimpan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 ( RUPST AGRO 2025 ) pada 25 Juni 2025. RUPST AGRO 2025 dihadiri oleh para Pemegang Saham yang mewakili 89,54% atau sejumlah 22.098.843.356 saham dari seluruh jumlah saham yang dikeluarkan oleh Perseroan.

Dalam RUPST 2025 telah dibahas dan disetujui mata acara rutin seperti Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan serta persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun 2024; Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024. Penetapan gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan Tahun Buku 2025, serta insentif kinerja atas kinerja Tahun Buku 2024 untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan; dan Penunjukkan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025.

Disamping membahas mata acara rutin tersebut, RUPST AGRO 2025 juga membahas dan menyetujui beberapa agenda lainnya seperti Persetujuan atas rencana pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh Perseroan ( Buyback ) dan Pengalihan saham hasil buyback yang disimpan sebagai saham tresuri Perseroan dan Perubahan susunan pengurus Perseroan.

Baca Juga: Bank Raya Ajak Anak Muda Persiapkan Masa Depan dengan Bijak Kelola Keuangan dan Investasi

Dalam RUPST AGRO 2025, juga telah dibahas dan disetujui beberapa mata acara yang terkait dengan penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko Perseroan yaitu: Pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik; Perubahan Anggaran Dasar Perseroan; serta Persetujuan atas Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan.

Terkait dengan kinerja Perseroan selama Tahun Buku 2024, Pemegang Saham di dalam RUPST AGRO 2025 memutuskan bahwa Laporan Tahunan dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, telah diterima, disetujui, dan disahkan.

Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 yang termuat dalam Laporan Tahunan tersebut diatas telah diaudit Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro & Surja (firma anggota jaringan Ernst & Young Global), dengan opini penyajian wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2024, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

“Dalam RUPST AGRO 2025 kali ini menghasilkan beberapa keputusan penting, yang tentunya mendukung pencapaian visi Bank Raya. Keputusan tersebut adalah bentuk dukungan yang kuat dari Pemegang Saham kepada Manajemen untuk terus mengakselerasi rencana pertumbuhan bisnis Perseroan secara jangka panjang," ujar Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia.

Bank Raya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh Pemegang Saham atas dukungan yang diberikan kepada Bank Raya. Perseroan berharap kinerja Bank Raya akan terus tumbuh positif dan berkelanjutan," lanjutnya.

Siap Buyback

Dalam rangka meningkatkan engagement dan ownership pekerja terhadap Perusahaan serta adanya keyakinan Manajemen bahwa kinerja Perseroan akan terus membaik dan sustainable, maka pada RUPST AGRO 2025, Pemegang Saham telah menyetujui Program Pembelian Kembali Saham (Buyback) di tahun 2025.

Program Buyback ini kemudian akan dialihkan dalam bentuk Program Kepemilikan Saham Pekerja dan/atau Manajemen. Maka, diharapkan Pekerja lebih terdorong untuk pencapaian kinerja yang optimal sehingga hasilnya akan kembali kepada fundamental perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi shareholder.

Rencana untuk pembelian kembali saham Perseroan (Buyback) sebanyak-banyaknya Rp20 miliar telah mendapatkan persetujuan dari Pemegang Saham. Buyback akan dilakukan secara bertahap dan diselesaikan paling lama 12 (dua belas) bulan setelah pelaksanaan RUPST AGRO 2025.

Selain meminta persetujuan untuk pelaksanaan Program Buyback, Perseroan juga meminta persetujuan Pemegang Saham untuk mempercepat berakhirnya Program Buyback tahun 2024. Dengan mempertimbangkan Program Buyback yang baru, maka telah disetujui percepatan pemberhentian Program Buyback Tahun 2024 yang disetujui dalam RUPSLB Bank Raya tanggal 21 Agustus 2024.

Baca Juga: Ekosistem BRI Group Jadi Keunggulan Kompetitif Bank Raya

"Dengan demikian, Program Buyback Tahun 2025 ini merupakan kelanjutan dari Program Buyback saham sebelumnya. Hal ini merupakan bukti Bank Raya memperkuat komitmennya dalam membangun tempat kerja yang kompetitif dan menarik serta terus berupaya meningkatkan value bagi Pemegang Saham,” ujar Bagus.

Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko Perseroan

Dalam RUPST AGRO 2025, Pemegang Saham telah memutuskan beberapa mata acara terkait dengan penguatan Tata Kelola Perusahaan serta penguatan Manajemen Risiko untuk memastikan keberlangsungan usaha Perseroan, yaitu Pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik, Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dalam rangka mengadopsi berbagai ketentuan terbaru yang berlaku, serta Persetujuan atas Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan.

“Komitmen kami untuk meningkatkan Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta penguatan Manajemen Risiko, mengikutsertakan para Pemegang Saham untuk menyetujui agar Bank Raya memiliki panduan dalam menjalankan kegiatan korporasi yang berdampak signifikan bagi keberlangsungan usaha, transparansi, dan akuntabilitas dalam fungsinya sebagai Anak Perusahaan BUMN,” ujar Bagus.

Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

Dengan disetujuinya agenda Perubahan Susunan Pengurus Perseroan di RUPST AGRO 2025, maka susunan pengurus Bank Raya adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Muhamad Sidik Heruwibowo
- Komisaris Independen : Johanes Kuntjoro Adisardjono
- Komisaris Independen : Retno Wahyuni Wijayanti
- Komisaris : Nyimas Dewi Ratih Kamil

Susunan Direksi
- Direktur Utama : Ida Bagus Ketut Subagia
- Direktur Keuangan : Rustarti Suri Pertiwi
- Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia : Danar Widyantoro
- Direktur Bisnis : Kicky Andrie Davetra
- Direktur Digital & Operasional : Lukman Hakim

“Dengan dukungan dari pemegang saham yang ditunjukkan dengan disetujuinya usulan mata acara dalam RUPST AGRO 2025 ini, maka kami meyakini keputusan Pemegang Saham ini akan mampu membawa Bank Raya menjadi Bank Digital yang tangguh dan tumbuh sehat, serta semakin berperan dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia,” ungkap Bagus.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Superbank Bukukan Laba...
Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
PTPP Gelar RUPST Tahun...
PTPP Gelar RUPST Tahun Buku 2025: Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Perkuat Strategi Bisnis
Kemudahan Transaksi...
Kemudahan Transaksi Jadi Penentu Utama Nasabah Pilih Bank Digital
RUPST SUNI Setujui Dividen...
RUPST SUNI Setujui Dividen Tunai Rp25 Miliar
RUPST PALM Setujui Dividen...
RUPST PALM Setujui Dividen Rp50 Miliar
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Rekomendasi
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Berita Terkini
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved