Diresmikan Presiden Prabowo, Pertamina Berkontribusi Tingkatkan Produksi Minyak Blok Cepu hingga 30 Ribu Barrel Per Hari
Rabu, 25 Juni 2025 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya peningkatan produksi minyak di Blok Cepu didukung keberhasilan Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) yang sukses menuntaskan proyek pengeboran di BUIC. Proyek pengeboran BUIC merupakan tonggak penting dalam meningkatkan produksi dari lapangan Banyu Urip dan memaksimalkan produksi minyak yang ada di Indonesia.
“Rata-rata produksi tahunan Blok Cepu pada tahun 2025 diperkirakan akan melampaui 150.000 barel per hari dan dengan penambahan dari sumur BUIC, produksi puncak diperkirakan akan mencapai 170.000 – 180.000 barel per hari,” terang Fadjar.
Blok Cepu merupakan Kontrak Kerja Sama (KKS) mencakup wilayah kontrak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, serta Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur. PT Pertamina EP Cepu memegang 45% Participating Interest (PI) Blok Cepu, 45% dipegang oleh ExxonMobil Cepu Limited yang juga bertindak sebagai Operator Blok Cepu dan 10% kepemilikan BUMD yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu.
Blok ini menyumbang lebih dari 25 persen dari total produksi minyak nasional, menjadikannya salah satu aset penghasil minyak paling strategis di Indonesia.
Peresmian Peningkatan Produksi Minyak 30 Ribu Barrel Blok Cepu turut dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan dan President of ExxonMobil Indonesia Wade Floyd.
“Rata-rata produksi tahunan Blok Cepu pada tahun 2025 diperkirakan akan melampaui 150.000 barel per hari dan dengan penambahan dari sumur BUIC, produksi puncak diperkirakan akan mencapai 170.000 – 180.000 barel per hari,” terang Fadjar.
Blok Cepu merupakan Kontrak Kerja Sama (KKS) mencakup wilayah kontrak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, serta Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur. PT Pertamina EP Cepu memegang 45% Participating Interest (PI) Blok Cepu, 45% dipegang oleh ExxonMobil Cepu Limited yang juga bertindak sebagai Operator Blok Cepu dan 10% kepemilikan BUMD yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu.
Blok ini menyumbang lebih dari 25 persen dari total produksi minyak nasional, menjadikannya salah satu aset penghasil minyak paling strategis di Indonesia.
Peresmian Peningkatan Produksi Minyak 30 Ribu Barrel Blok Cepu turut dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan dan President of ExxonMobil Indonesia Wade Floyd.
(unt)
Lihat Juga :