China dan India Kurangi Impor Batu Bara Indonesia, Ini Penyebabnya
Rabu, 02 Juli 2025 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Direktur utama Ombilin Energi, Ramli Ahmad mengatakan, "batu bara Indonesia bisa bangkit kembali jika harga kualitas yang lebih tinggi meningkat akibat konflik di Timur Tengah, tetapi batu bara dengan kalori lebih rendah akan menderita selama kelas yang lebih padat energinya tetap kompetitif."
Batu bara Mongolia di China dan batu bara Afrika Selatan di India telah menjadi pemenang terbesar dibandingkan dari Indonesia, dengan pangsa pasar mereka menyentuh rekor tertinggi dalam lima bulan pertama tahun 2025, menurut data bea cukai China dan data perdagangan India.
"Efisiensi yang meningkat akan terus mendorong ekspor batu bara Mongolia, meskipun harga batu bara termal di China turun, karena batu bara Mongolia tetap kompetitif dalam harga," kata Xue Dingcui, analis di Mysteel.
Sementara itu China dan India juga meningkatkan pembelian dari Tanzania, yang sebelumnya tidak banyak berperan dalam peta perdagangan batu bara laut global hingga perang Rusia versus Ukraina pecah pada tahun 2022.
Importir India juga menambah pembelian batu bara berkualitas tinggi dari Kazakhstan, Kolombia, dan Mozambik tahun ini, sementara pasokan dari Australia ikut meningkat di China. Indeks batu bara Indonesia dan Australia, yang mencerminkan grade yang disukai oleh pembeli China, telah menunjukkan tren menurun sejak Oktober 2023, dengan acuan Australia mengalami penurunan lebih cepat dibandingkan dengan indeks Indonesia.
Total ekspor batubara negara Asia Tenggara itu turun 12% menjadi 187 juta ton sepanjang periode Januari-Mei, menurut data dari firma analitik Kpler.
Batu bara Mongolia di China dan batu bara Afrika Selatan di India telah menjadi pemenang terbesar dibandingkan dari Indonesia, dengan pangsa pasar mereka menyentuh rekor tertinggi dalam lima bulan pertama tahun 2025, menurut data bea cukai China dan data perdagangan India.
"Efisiensi yang meningkat akan terus mendorong ekspor batu bara Mongolia, meskipun harga batu bara termal di China turun, karena batu bara Mongolia tetap kompetitif dalam harga," kata Xue Dingcui, analis di Mysteel.
Sementara itu China dan India juga meningkatkan pembelian dari Tanzania, yang sebelumnya tidak banyak berperan dalam peta perdagangan batu bara laut global hingga perang Rusia versus Ukraina pecah pada tahun 2022.
Importir India juga menambah pembelian batu bara berkualitas tinggi dari Kazakhstan, Kolombia, dan Mozambik tahun ini, sementara pasokan dari Australia ikut meningkat di China. Indeks batu bara Indonesia dan Australia, yang mencerminkan grade yang disukai oleh pembeli China, telah menunjukkan tren menurun sejak Oktober 2023, dengan acuan Australia mengalami penurunan lebih cepat dibandingkan dengan indeks Indonesia.
Impor Batu Bara China
Secara keseluruhan impor batu bara China turun hampir 10% menjadi 137,4 juta ton dalam lima bulan pertama tahun ini, sementara kiriman ke India menyusut lebih dari 5% menjadi 74 juta ton. Ekspor Indonesia terkena dampak terparah, dengan pengiriman ke China dan India masing-masing menurun 12,3% dan 14,3%.Total ekspor batubara negara Asia Tenggara itu turun 12% menjadi 187 juta ton sepanjang periode Januari-Mei, menurut data dari firma analitik Kpler.
Lihat Juga :