Kekuatan Ekonomi BRICS Lebih Besar dari Blok Barat, Total Tembus Rp323.677 Triliun
Senin, 07 Juli 2025 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, "BRICS telah layak mengokohkan dirinya di antara pusat-pusat utama pemerintahan global," dengan "posisi dan pengaruh globalnya yang semakin meningkat setiap tahun." Putin berargumen bahwa kelompok ini mewakili "kepentingan mendasar dari mayoritas global."
Putin memuji, kerja sama timbal balik sebagai salah satu landasan BRICS, yang membantu menyatukan rakyat dari berbagai budaya dan agama, dan membuat kelompok ini menarik bagi negara-negara berkembang.
Menurut presiden Rusia, "sistem unipolar dalam hubungan internasional, yang telah melayani kepentingan dari yang disebutnya 'miliaran emas'," dengan cepat mengurai, memberi jalan bagi sistem ekonomi global multipolar".
Berbicara selama Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg bulan lalu, Putin juga mengklaim bahwa tatanan dunia yang memudar bersifat sangat neo-kolonial. Dia juga berbicara tentang transformasi besar yang terbentuk dalam ekonomi global.
Pada waktu yang berdekatan, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menerangkan, bahwa Rusia tidak lagi menganggap G7, di mana Rusia menjadi anggotanya antara tahun 1998 dan 2014, sebagai format yang layak, “karena tren global menunjukkan bahwa porsi G7 dalam urusan global dan ekonomi global akan menyusut tanpa henti.”
Putin memuji, kerja sama timbal balik sebagai salah satu landasan BRICS, yang membantu menyatukan rakyat dari berbagai budaya dan agama, dan membuat kelompok ini menarik bagi negara-negara berkembang.
Menurut presiden Rusia, "sistem unipolar dalam hubungan internasional, yang telah melayani kepentingan dari yang disebutnya 'miliaran emas'," dengan cepat mengurai, memberi jalan bagi sistem ekonomi global multipolar".
Berbicara selama Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg bulan lalu, Putin juga mengklaim bahwa tatanan dunia yang memudar bersifat sangat neo-kolonial. Dia juga berbicara tentang transformasi besar yang terbentuk dalam ekonomi global.
Pada waktu yang berdekatan, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menerangkan, bahwa Rusia tidak lagi menganggap G7, di mana Rusia menjadi anggotanya antara tahun 1998 dan 2014, sebagai format yang layak, “karena tren global menunjukkan bahwa porsi G7 dalam urusan global dan ekonomi global akan menyusut tanpa henti.”
Lihat Juga :