BJA Gelontorkan Investasi Rp1,53 Triliun, Serap 83% Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:14 WIB
loading...
BJA Gelontorkan Investasi...
Pemanfaatan pelabuhan bumbulan oleh PT. Biomasa Jaya Abadi (BJA) untuk pengapalan wood pellet atau pelet kayu. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) Group telah menginvestasikan dana sebesar Rp1,53 triliun sejak beroperasi pada 2019 hingga Maret 2025. Investasi ini ditujukan untuk pembangunan dan operasional pabrik pengolahan wood pellet (pelet kayu) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang berkontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.

"BJA Group menyumbang 26,01% dari total tenaga kerja perusahaan besar di Pohuwato, menjadikannya yang terbesar di wilayah ini," ungkap Manager Community Development Zunaidi, dalam pernyataannya, Kamis (10/7).

Zunaidi menegaskan, seluruh operasional BJA Group, termasuk bongkar muat kapal, dilakukan dengan mematuhi regulasi lingkungan. Proses tersebut diawasi langsung oleh KUPP Tilamuta dan Kantor Distrik Navigasi Tipe A Bitung untuk memastikan tidak merusak terumbu karang atau biota laut. "Kami beroperasi secara transparan dan taat aturan. Tuduhan pelanggaran lingkungan tidak berdasar," tegasnya.

Pernyataan ini diperkuat oleh kunjungan Wakil Ketua DPRD Gorontalo, Ridwan Monoarfa beserta anggota dewan ke lokasi perusahaan. Mereka menyatakan bahwa isu negatif, seperti banjir dan pencemaran PDAM, tidak terbukti setelah verifikasi lapangan.

Ridwan menjelaskan, masyarakat setempat justru merasakan dampak positif kehadiran BJA Group, termasuk stabilnya aktivitas nelayan. "Tidak ada gangguan terhadap penangkapan gurita atau lalu lintas kapal tradisional," katanya.

Ketua Adat Suku Bajo, Jekson Sompah, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ekosistem laut tetap terjaga, dan nelayan bahkan mendapat manfaat ekonomi dari keberadaan perusahaan.

Baca Juga: Daftar 10 Investasi yang Disepakati Indonesia-Arab Saudi Senilai Rp438 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
Lewat Jalur Independen,...
Lewat Jalur Independen, Luki Murdianto Perkenalkan Karya Musik Asal Banten ke Kancah Nasional
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved