Ketum Inkoppas Dorong Para Pedagang Pasar Melek Digital
Sabtu, 17 Juli 2021 - 11:00 WIB
loading...
Ketua Umum (Ketum) Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Yudianto Tri. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Yudianto Tri bertekad untuk menjadikan Inkoppas sebagai Apex Koperasi atau 'Bank Indonesianya' koperasi-koperasi pedagang pasar (Koppas) di Tanah Air.
"Inkoppas bertugas menjaga likuiditas koppas-koppas agar dapat memenuhi kewajibannya kepada pihak ketiga. Kami juga akan melakukan perkuatan permodalan koppas-koppas sehingga pedagang pasar sebagai anggota koppas akan memiliki back-up keuangan dalam menjalankan usaha distribusi kebutuhan bahan pokok," dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (17/7/2021).
Baca juga: PPKM Darurat, Nilai Kapitalisasi Pasar Sepekan Naik 0,20%
Untuk mewujudkan Inkoppas sebagai Bank Indonesia (BI)-nya koppas, langkah pertama adalah melakukan modernisasi dengan mendorong koppas memasuki layanan digital, di mana tata kelola koppas menggunakan sistem informasi daring.
"Layanan kepada pedagang pasar menggunakan aplikasi digital berbasis android dan IOS menggunakan smartphone yang aplikasinya masih dalam pilot projects. Pedagang sudah tidak direpotkan oleh kebutuhan untuk tarik, setor, pindah buku, transfer karena berpindah menggunakan aplikasi digital tersebut," jelas dia.
"Inkoppas bertugas menjaga likuiditas koppas-koppas agar dapat memenuhi kewajibannya kepada pihak ketiga. Kami juga akan melakukan perkuatan permodalan koppas-koppas sehingga pedagang pasar sebagai anggota koppas akan memiliki back-up keuangan dalam menjalankan usaha distribusi kebutuhan bahan pokok," dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (17/7/2021).
Baca juga: PPKM Darurat, Nilai Kapitalisasi Pasar Sepekan Naik 0,20%
Untuk mewujudkan Inkoppas sebagai Bank Indonesia (BI)-nya koppas, langkah pertama adalah melakukan modernisasi dengan mendorong koppas memasuki layanan digital, di mana tata kelola koppas menggunakan sistem informasi daring.
"Layanan kepada pedagang pasar menggunakan aplikasi digital berbasis android dan IOS menggunakan smartphone yang aplikasinya masih dalam pilot projects. Pedagang sudah tidak direpotkan oleh kebutuhan untuk tarik, setor, pindah buku, transfer karena berpindah menggunakan aplikasi digital tersebut," jelas dia.
Lihat Juga :