Peningkatan Layanan Purna Jual Jadi Fokus Industri Alat Berat di 2025
Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:22 WIB
loading...
Industri alat berat di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap efisiensi operasional dan percepatan pembangunan infrastruktur.. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Industri alat berat di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap efisiensi operasional dan percepatan pembangunan infrastruktur. Pada 2025, layanan purna jual menjadi perhatian utama para pelaku industri sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing di pasar nasional.
Ketersediaan layanan purna jual yang responsif, seperti pengadaan suku cadang dan dukungan teknis, dinilai semakin penting oleh pengguna alat berat, khususnya di sektor konstruksi dan pertambangan. Hal ini mendorong perusahaan penyedia alat berat untuk berinovasi, tidak hanya dalam hal teknologi produk, tetapi juga pada ekosistem pendukung yang menyeluruh.
Berbagai kegiatan industri, mulai dari temu bisnis, pameran teknologi, hingga forum relasi, menjadi sarana penting dalam menjembatani kebutuhan antara produsen, kontraktor, mitra pendanaan, hingga pemilik proyek. Pertemuan semacam ini dinilai mampu membuka ruang kolaborasi konkret, termasuk dalam penguatan layanan purna jual dan distribusi suku cadang.
"Persaingan kini tidak hanya pada kualitas produk, tetapi juga pada kecepatan layanan dan kesiapan teknis di lapangan," ujar Presiden Direktur PT Sany Makmur Perkasa, Riyan Wiguna, dalam gelaran SANY Mini Expo 2025, baru-baru ini.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kesadaran K3 dan Kesehatan Mental lewat Webinar Toxic atau Asik?
Acara tersebut menjadi ajang pertemuan lebih dari 1.000 pelaku industri yang disuguhi berbagai inovasi teknologi, interaksi langsung dengan tim teknis dan mitra pembiayaan, hingga kesempatan mencoba unit alat berat dari SANY. Dalam kesempatan itu pula, perusahaan meresmikan warehouse baru seluas 1.500 meter persegi yang dirancang untuk memperkuat sistem distribusi suku cadang di Indonesia.
"Peresmian warehouse ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun layanan purna jual yang cepat dan responsif," ujar Riyan.
Senada dengan itu, Direktur Sales & Marketing PT Sany Makmur Perkasa, Teguh Yuli Pitoyo, menjelaskan gudang baru ini akan meningkatkan kesiapan layanan teknis kepada pelanggan. "Dengan sistem distribusi yang lebih efisien, kebutuhan teknis pelanggan bisa kami tangani lebih cepat," kata dia.
Baca Juga: Ancaman Siber Sasar UMKM, BSSN Ingatkan Pelaku Usaha Jaga Keamanan Data
Gelaran expo tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian Customer Week 2025, yang akan ditutup dengan SANY Golf Tournament 2025 di Damai Indah Golf di Pantai Indah Kapuk pada 17 Juli. Acara nonformal ini bertujuan mempererat hubungan antara SANY dan mitra bisnisnya.
Direktur After Sales PT Sany Makmur Perkasa, Dosy Aulia Firdaus, menyatakan bahwa pendekatan yang dibangun perusahaan menekankan pentingnya hubungan jangka panjang dengan pelanggan. "Tidak hanya soal penjualan, yang kami bangun adalah kepercayaan dan kemitraan berkelanjutan," ujarnya.
Ketersediaan layanan purna jual yang responsif, seperti pengadaan suku cadang dan dukungan teknis, dinilai semakin penting oleh pengguna alat berat, khususnya di sektor konstruksi dan pertambangan. Hal ini mendorong perusahaan penyedia alat berat untuk berinovasi, tidak hanya dalam hal teknologi produk, tetapi juga pada ekosistem pendukung yang menyeluruh.
Berbagai kegiatan industri, mulai dari temu bisnis, pameran teknologi, hingga forum relasi, menjadi sarana penting dalam menjembatani kebutuhan antara produsen, kontraktor, mitra pendanaan, hingga pemilik proyek. Pertemuan semacam ini dinilai mampu membuka ruang kolaborasi konkret, termasuk dalam penguatan layanan purna jual dan distribusi suku cadang.
"Persaingan kini tidak hanya pada kualitas produk, tetapi juga pada kecepatan layanan dan kesiapan teknis di lapangan," ujar Presiden Direktur PT Sany Makmur Perkasa, Riyan Wiguna, dalam gelaran SANY Mini Expo 2025, baru-baru ini.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kesadaran K3 dan Kesehatan Mental lewat Webinar Toxic atau Asik?
Acara tersebut menjadi ajang pertemuan lebih dari 1.000 pelaku industri yang disuguhi berbagai inovasi teknologi, interaksi langsung dengan tim teknis dan mitra pembiayaan, hingga kesempatan mencoba unit alat berat dari SANY. Dalam kesempatan itu pula, perusahaan meresmikan warehouse baru seluas 1.500 meter persegi yang dirancang untuk memperkuat sistem distribusi suku cadang di Indonesia.
"Peresmian warehouse ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun layanan purna jual yang cepat dan responsif," ujar Riyan.
Senada dengan itu, Direktur Sales & Marketing PT Sany Makmur Perkasa, Teguh Yuli Pitoyo, menjelaskan gudang baru ini akan meningkatkan kesiapan layanan teknis kepada pelanggan. "Dengan sistem distribusi yang lebih efisien, kebutuhan teknis pelanggan bisa kami tangani lebih cepat," kata dia.
Baca Juga: Ancaman Siber Sasar UMKM, BSSN Ingatkan Pelaku Usaha Jaga Keamanan Data
Gelaran expo tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian Customer Week 2025, yang akan ditutup dengan SANY Golf Tournament 2025 di Damai Indah Golf di Pantai Indah Kapuk pada 17 Juli. Acara nonformal ini bertujuan mempererat hubungan antara SANY dan mitra bisnisnya.
Direktur After Sales PT Sany Makmur Perkasa, Dosy Aulia Firdaus, menyatakan bahwa pendekatan yang dibangun perusahaan menekankan pentingnya hubungan jangka panjang dengan pelanggan. "Tidak hanya soal penjualan, yang kami bangun adalah kepercayaan dan kemitraan berkelanjutan," ujarnya.
(nng)
Lihat Juga :