Menperin Lepas Ekspor 10.000 Ton Baja Lapis ke AS, Nilainya Capai Rp205,4 Milliar

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45 WIB
loading...
Menperin Lepas Ekspor...
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor baja lapis produksi PT Tata Metal Lestari ke AS. FOTO/Ferdi Rantung
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor baja lapis produksi PT Tata Metal Lestari dengan volume mencapai 10.000 ton ke Amerika Serikat (AS). Nilai total dari ekspor baja itu mencapai USD12,6 juta atau setara Rp205,4 milliar.

Pelepasan Ekspor Baja PT Tata Metal Lestari ke AS ini merupakan pencapaian strategis hasil kerja sama dengan PT Krakatau Baja Industri dalam hal suplai bahan baku berupa baja canai dingin.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Strategis, Krakatau Steel Siap Ekspor 10.000 Ton Baja ke AS

Agus mengatakan ekspor ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan produk baja lapis berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional, sekaligus membuktikan bahwa industri baja Indonesia semakin mampu bersaing di pasar internasional.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Tata Metal Lestari, atas kinerja ekspor yang luar biasa, secara khusus di pasar Amerika Serikat," kata Agus dalam sambutannya pada acara Pelepasan Ekspor Produk Baja Lapis ke Amerika Serikat, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/7).

Agus juga menyatakan kebanggaannya terhadap hasil produksi baja tanah air. Sebab, meskipun tarif impor baja mencapai 50 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata tarif produk lain yang berkisar 19 persen, namun AS tetap bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan baja lapisnya.

"Ini menjadi celah yang berhasil dimanfaatkan oleh industri nasional. Amerika tetap membutuhkan baja lapis, dan Indonesia mampu menyediakannya dengan kualitas tinggi," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved