Bahas Perang Tarif, Trump dan Xi Jinping Berpeluang Bertemu di Korsel

Senin, 21 Juli 2025 - 07:39 WIB
loading...
Bahas Perang Tarif,...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpeluang bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada Oktober mendatang di Korea Selatan. FOTO/SCMP
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpeluang bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada Oktober mendatang di Korea Selatan, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2025.

Menurut laporan South China Morning Post pada Sabtu (20/7), kedua negara juga mempertimbangkan kemungkinan kunjungan langsung Trump ke Tiongkok sebelum forum APEC berlangsung. Namun hingga kini, belum ada kepastian mengenai tanggal dan lokasi pertemuan kedua pemimpin tersebut.

Pertemuan itu dinilai penting karena kedua negara sedang mencari solusi atas perang tarif yang telah mengganggu arus perdagangan global dan memperkeruh rantai pasok internasional. "Diskusi mengenai peluang pertemuan antara kedua kepala negara telah dilakukan, meski belum ada keputusan akhir," ujar seorang sumber diplomatik yang memahami proses negosiasi tersebut dikutip dari Reuters, Senin (21/7).

Baca Juga: Trump Tegaskan BRICS Akan Segera Bubar

Trump selama ini mendorong penerapan tarif terhadap hampir semua barang impor asing. Menurutnya, kebijakan itu akan mendorong tumbuhnya industri dalam negeri Amerika Serikat. Namun, kebijakan ini menuai kritik karena dianggap menaikkan harga barang konsumsi dan membebani masyarakat.

Sesuai rencana, Trump mengusulkan tarif dasar universal sebesar 10 persen untuk seluruh barang impor. Sementara itu, negara-negara yang dianggap bermasalah, termasuk China akan dikenai tarif lebih tinggi. Saat ini, barang-barang dari Tiongkok dikenakan tarif impor tertinggi, yakni mencapai 55 persen.

Trump menetapkan batas waktu hingga 12 Agustus bagi Amerika Serikat dan Tiongkok untuk mencapai kesepakatan jangka panjang terkait struktur tarif baru.

Juru bicara Trump sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana pertemuan dengan Xi Jinping. Namun sinyal pertemuan semakin kuat setelah dialog tingkat menteri antara kedua negara digelar di Malaysia pada 11 Juli lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyatakan bahwa pembicaraan berlangsung produktif dan membuka ruang untuk pertemuan di level kepala negara.

Baca Juga: NATO Ancam Rebut Wilayah Kaliningrad Secara Kilat, Rusia Siap Gunakan Senjata Nuklir

Rubio bahkan menyebut Trump telah menerima undangan untuk bertemu langsung dengan Presiden Xi. "Keduanya sama-sama menginginkan pertemuan tersebut terlaksana," kata Rubio dalam konferensi pers usai pertemuan.

Sementara, Menteri Perdagangan China Wang Wentao menyatakan pada 18 Juli bahwa Beijing berkomitmen untuk menstabilkan hubungan ekonomi dengan Washington. Ia menyebut pembicaraan perdagangan terbaru yang berlangsung di Eropa mengindikasikan bahwa perang tarif tidak perlu diperpanjang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Rekomendasi
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Berita Terkini
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved